, ,

Raih Puluhan Juta dari Energy Transitions Innovation Challenge

Posted by

Jakarta, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong generasi milenial untuk turut berkontribusi langsung dalam transisi energi. Salah satunya melalui kompetisi bertajuk Energy Transition Innovation Challenge (ETIC).

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi, menjelaskan kompetisi ini bertujuan untuk mengasah dan menggali ide dan karya anak muda di bidang transisi energi untuk diperkenalkan kepada khalayak global pada momentum Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Dalam kegiatan ini, Kementerian ESDM bekerja sama dengan Sustainable Energy For Indonesia’s Advancing Resilience (SINAR) – USAID dan New Energy Nexus (NEX).

“Kompetisi ETIC berhadiah total hadiah lebih dari Rp 50 juta. Pemenang juga akan diundang untuk hadir di Bali pada event Energy Transitions Youth Forum bulan September mendatang,” ujar Agung, Kamis (23/6).

Dia mengungkapkan, kompetisi ini terbuka bagi anak muda berusia maksimal 25 tahun, dengan beberapa syarat dan ketentuan. Kompetisi akan dibagi ke dalam dua kategori, yakni ide dan prototype. Tema yang diangkat adalah seputar securing energy accessibility, advancing energy financing, dan smart & clean energy technologies scaling up.

Sustainability dalam pengelolaan energi memerlukan keterlibatan anak muda sejak dini, negara hadir dengan memberikan ruang observasi bagi mereka agar bisa menghadirkan energi yang jauh lebih bersih dan terjangkau untuk masyarakat di masa yang akan datang,” jelas Agung.

Dalam kesempatan yang sama, Program Director New Energy Nexus Indonesia, Diyanto Imam, menyampaikan bahwa fokus NEX Indonesia memberikan inovator, wirausaha dan startup akses pengembangan kapasitas melalui program inkubasi dan akselerasi bisnis, pendanaan, dan jaringan yang anak muda butuhkan untuk pengembangan inovasi dan bisnis.

“NEX percaya dengan adanya ekosistem yang mendukung inovasi di bidang energi bersih dan climate innovation, akan semakin banyak kaum muda yang dapat mewujudkan ide yang innovative, impactful dan scalable,” ujar Diyanto.

Menurutnya, para peserta bisa mengangkat salah satu dari tiga tema kompetisi, yakni Securing Energy Accessibility, Advancing Energy Financing, dan Smart & Clean Energy Technology Scaling Up.

Dari ketiga kategori yang dilombakan, peserta dapat terdiri dari individu maupun kelompok yang terdiri dari 2-5 orang. Karya inovasi minimal berada pada Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) Level 3+ yang belum pernah dikomersilkan dan belum pernah pula memenangkan kompetisi serupa. Kompetisi ini terbuka untuk innovator maupun startup.

Dalam proposal pengajuan, peserta wajib memperhitungkan potensi pasar dan modal bisnis yang dilakukan, sehingga ide/karya yang di hasilkan sudah jelas dapat diimplementasikan. Peserta juga sudah memiliki timeline dan rencana kebutuhan dana untuk kebutuhan pengembangan karya. Dan yang paling mendasar adalah karya atau inovasi tidak terikat atau memiliki perjanjian dengan instansi manapun atau program sejenis.

Pemenang juga akan diundang untuk hadir di Bali pada event Energy Transitions Youth Forum bulan September 2022 mendatang.

Registrasi sudah dapat dilakukan sejak 21 Juni 2022 hingga 10 Juli 2022. Beberapa karya yang masuk babak semifinal akan mendapatkan sesi coaching pada bootcamp yang akan dibekali beberapa pengetahuan tambahan sebagai persiapan tampil di sesi final.

“Pengumuman karya terbaik akan dilakukan pada 8 Agutus 2022. Informasi selangkapnya akan selalu diupdate melalui laman resmi dan media sosial Kementerian ESDM,” ujar Diyanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *