Area pengolahan ore tembaga menjadi konsentrat PT Freeport Indonesia di Papua.

Jakarta, Petrominer – PT Freeport Indonesia (PTFI) diminta untuk menambah porsi jumlah pekerja lokal dalam mendukung operasionalnya, baik di lapangan maupun pabrik pengolahan (smelter). Pasalnya, pembedayaan warga lokal ini merupakan salah satu tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi setempat.

Anggota Komisi VII DPR, Ina Elisabeth Kobak, meminta PTFI untuk meningkatkan presentase karyawan yang berasal dari warga asli Papua. Utamanya untuk bekerja di lokasi penambangan emas yang dikelola PTFI.

“Saya mendapatkan informasi bahwa jumlah karyawan PT Freeport Indonesia berjumlah 7.096 orang, namun pegawai asli dari Papua hanya 2.890 orang,” ujar Ina dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan jajaran direksi PTFI, Rabu (19/2).

Dengan jumlah tersebut, dia merasa masih kurang sekali. PTFI pun didesak memberi kesempatan lebih besar lagi kepada orang Papua untuk berkerja di tanah mereka.

Tidak hanya itu, menurut Politisi dari Fraksi Nasdem ini, pemberdayaan yang dilakukan oleh PTFI masih kurang. Karena itulah, dia berharap, ke depan PTFI dapat memenuhi tanggung jawab untuk memberdayakan masyarakat Papua. Pasalnya, masyarakat Papua sudah mampu bersaing untuk bekerja di tanah kelahirannya sendiri.

“Itu menjadi suatu tantangan buat kita, karena seharusnya ketika suatu perusahaan berada di situ, mereka punya tanggung jawab untuk SDM di sekitar perusahaan,” tegasnya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Ina Elisabeth Kobak.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi VII dari Fraksi Golkar, Dyah Roro Esti.

Terkait pembangunan smelter di Gresik, Dyah mengingatkan PTFI agar memberdayakan masyarakat lokal di sekitar Gresik. Apalagi, pembangunan smelter tersebut direncanakan bisa memberdayakan 500 pegawai tetap. Sementara dalam proses pembangunannya, dibutuhkan 10.000 hingga 12.000 pekerja.

“Tentunya, kita berharap keberadaan industri benar-benar berkontribusi terhadap perkembangan atau pendapatan daerah, maupun negara Indonesia secara keseluruhan. Salah satu caranya adalah memberdayakan masyarakat setempat dalam proses pembangunan dan proses keberlanjutan proyek tersebut,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here