Jakarta, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menggelar Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE). Kegiatan ini sejalan dengan upaya global mitigasi perubahan iklim dan komitmen pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia, di mana Pemerintah terus berupaya meningkatkan upaya penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

PSBE merupakan acara rutin yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016 sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada pelaku usaha sektor energi yang paling berhasil melakukan upaya konservasi energi dan efisiensi energi. Launching PSBE Tahun 2021 dilakukan secara virtual oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif, Kamis (18/3).

“Sektor energi diharapkan dapat menurunkan emisi sebanyak 314 – 390 juta ton CO2. Sejumlah regulasi di bidang energi telah diterbitkan yang bertujuan tidak hanya untuk penyediaan energi tapi juga energi yang rendah emisi,” ujar Arifin dalam acara launching PSBE 2021.

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar juga turut menyampaikan sambutannya.

PSBE 2021 terdiri dari 14 kategori penghargaan. Kategori terbaru adalah penghargaan bagi pelaku perdagangan emisi karbon di pembangkit listrik. Kategori ini ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang berhasil mengendalikan emisi GRK dan berupaya lebih menurunkan tingkat emisi GRK.

Kategori baru ini akan dilaksanakan untuk sektor pembangkitan tenaga listrik, khususnya pembangkit listrik berbahan bakar batubara. Direncanakan akan diperluas lingkupnya ke bidang lain di sektor energi di tahun mendatang.

“Efisiensi energi dan penurunan emisi GRK bukan upaya sesaat, diperlukan komitmen dan keberlanjutan dalam pelaksanaannya. Saya mengajak dan mendorong Bapak/Ibu untuk turut andil dan berpartisipasi dalam upaya penurunan emisi karbon dan konservasi energi,” ungkap Arifin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here