Program One Man One Hope melistriki warga tidak mampu di Nusa Tenggara Barat.

Jakarta, Petrominer – Sebanyak 2.380 rumah tangga tidak mampu yang tersebar di seluruh Indonesia telah mendapat bantuan untuk bisa menikmati listrik. PT PLN (Persero) memberikan bantuan pasang baru listrik secara gratis kepada keluarga tidak mampu itu melalui program One Man One Hope (OMOH).

Program OMOH merupakan gerakan sosial berupa penggalangan dana sukarela dari pegawai PLN dan anak perusahaan untuk memberikan harapan kepada keluarga yang ingin menikmati listrik namun tidak mampu membayar biaya pasang baru.

Vice President Public Relation PLN, Dwi Suryo Abdullah, menjelaskan bahwa hingga Nopember 2019, dana yang telah terkumpul dari Program OMOH mencapai Rp 5,56 miliar. Dana tersebut dapat digunakan untuk membiayai pasang baru listrik daya 450 VA sebanyak 7.571 rumah tangga, dengan sebaran 2.836 rumah tangga di Sumatera, 2.829 rumah tangga di Jawa, 1.374 rumah tangga di Bali dan Nusa Tenggara, 188 rumah tangga di Kalimantan, 205 rumah tangga di Sulawesi, dan 139 rumah tangga di Maluku dan Papua.

“Penerimaan donasi bantuan pasang baru listrik melalui program OMOH masih terus dilakukan hingga 31 Oktober 2020 melalui aplikasi LinkAJA,” ujar Suryo, Minggu (15/12).

Menurutnya, program OMOH ini menjadi salah satu solusi PLN dalam memberikan harapan kepada warga untuk menikmati listrik. Tidak hanya itu, program ini sekaligus ikut meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia, yang hingga saat ini telah mencapai 98,8 persen.

“Proses penyambungan listrik masih terus bergulir. Saat ini, sebanyak 2.380 rumah tangga yang tersebar di seluruh Indonesia telah menikmati listrik hasil dari program OMOH. Sementara 5.191 rumah tangga lainnya masih dalam proses penyambungan,” jelas Suryo.

Program One Man One Hope melistriki warga tidak mampu di Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.

Gerakan sukarela OMOH ini merupakan ide seorang pegawai PLN bernama Andre Agusta Rahman. Berawal dari kemiskinan keluarga sehingga tidak mampu menikmati listrik, dia pun bertekad mendapatkan uang untuk melistriki keluarganya.

Saat gempa Pidi-Aceh tahun 2016, dua tahun sejak bergabung dengan PLN, Andre melihat sendiri banyak keluarga tidak mampu yang belum berlistrik. Sejak itulah, dia bertekad dan mulai memberikan bantuan penyambungan listrik dari kantongnya sendiri minimal 1 rumah tangga per tahun.

Gayung pun bersambut. Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, mengungkapkan apresiasi kepada Andre Agusta Rahman atas ide orisinilnya dalam berbagi kepada warga yang tidak mampu dan membutuhkan bantuan penyambungan listrik. Program sosial ini pun ditularkan ke wilayah-wilayah lainnya di Indonesia.

“Kini gerakan tersebut terus bertumbuh dan semakin banyak menyumbangkan bantuan sambungan listrik gratis bagi warga tidak mampu. Harapan kami melalui gerakan OMOH warga bisa merasakan kehidupan yang lebih baik dengan hadirnya listrik,” ujar Suryo.

Program One Man One Hope melistriki warga tidak mampu di Buru Selatan, Maluku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here