, ,

Program Listrik Desa Telah Jangkau 75.682 Desa

Posted by

Sragen, Petrominer – Pemerintah melalui PT PLN (Persero) telah membangun jaringan listrik di 75.682 desa di seluruh Indonesia hingga Desember 2017. Desa-desa yang berhasil dilistriki tersebut diantaranya merupakan desa yang berada di daerah 3T, yakni terdepan, terluar dan tertinggal.

“Ini bukti nyata upaya PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sampai ke desa di ujung agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto, pada kegiatan Dialog Nasional 9 yang digelar di GOR Diponegoro Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (1/3).

Sarwono tampil sebagai pembicara bersama Menteri Sosial Idrus Marham dan Meteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia pun mengajak sekitar 4.000 peserta yang hadir mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok masyarakat, pemuda, mahasiswa dan siswa maupun masyarakat umum untuk berkalaborasi bersama mendukung program pembangunan yang saat ini tengah dan akan dilaksanakan Pemerintah.

Kerja keras untuk memberikan kehidupan yang lebih baik juga diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yakni Program 35.000 mega watt (MW). Progres konstruksi pembangkit listrik telah mencapai 16.994 MW dan yang telah beroperasi mencapai 1.504 MW. Seluruh sistem kelistrikan di Indonesia kini sudah tidak ada lagi yang mengalami defisit daya. Rasio elektrifikasi telah mencapai 95,35 persen melebihi target pada tahun 2017 yakni 92,75 persen.

Alhamdulillah, berkat doa semuanya sekarang tidak ada sistem listrik yang defisit. Mungkin dulu sering ada pemadaman, sekarang sudah tidak lagi. Ini bukti nyata upaya PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat,” jelas Sarwono.

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah telah menetapkan tarif listrik tidak naik sampai tahun 2019. Ini dilakukan agar dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat.

Selain itu, PLN pun kian berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan dan calon pelanggan. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan peringkat kemudahan mendapatkan listrik yakni posisi 38 di tahun 2018 terkait survei Ease of Doing Business (EoDB). Kontribusi PLN dalam kemudahan Geting Electricity membuat posisi Indonesia dalam survei EoDB turut meningkat dari posisi 91 ke 72 di antara 190 negara.

Pada kesempatan ini, Sarwono juga menyapa Kepala Desa serta Perangkat Desa Dieng Wetan, Wonosobo, yang merupakan Desa Binaan PLN sebagai desa listrik dan berinternet, melalui video conference. Pelaksanaan program internet desa ini dilaksanakan oleh PT Indonesia Comnets Plus (ICON+). Anak usaha PLN ini membantu desa dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong dan meningkatkan perekonomian desa.

Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto, pada kegiatan Dialog Nasional 9 yang digelar di GOR Diponegoro Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (1/3).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *