Poso, Petrominer — Paska gangguan tower roboh T.46 SUTT 150 kV Poso – Sidera di Kelurahan Tabalu Kecamatan Poso Pesisir, PT PLN (Persero) terus berupaya melakukan pengamanan terhadap tower emergency yang sudah berhasil didirikan pada 30 April 2017.
Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga agar tower emergency tetap beroperasi sehingga pasokan energi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso ke Kota Palu, Parigi, Sigi dan Donggala tetap tersalurkan.
Selain itu, pengamanan terus dilakukan mengingat lokasi tempat tower emergency berdiri rawan terhadap longsoran tanah akibat gerusan aliran sungai Puna yang sampai saat ini terus mengalir deras.
Tindakan pengamanan yang dilakukan PLN yaitu:
- Melakukan normalisasi aliran sungai agar tidak mengarah ke lokasi tower emergency berdiri yang dilakukan sejak tanggal 25 April 2017 hingga Jum’at (12/05).
- Melakukan pengamanan dengan melakukan pemasangan rambu – rambu tanda bahaya disekitar tower dan andongan jaringan demi menjaga keselamatan ketenagalistrikan terhadap masyarakat sekitar.
- Sosialisasi terhadap masyrakat sekitar mendapatkan atensi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan tower emergency.
PLN terus berupaya mengamankan tower ERS dari derasnya aliran sungai. Normalisasi dan pembuatan tanggul buatan dilakukan lagi dengan menggunakan escavator tiga unit. Pembuatan dan pemasangan bronjong sisi depan tower ERS yang langsung berhadapan dengan sungai dimulai dengan mengerahkan bantuan warga sekitar.
PLN juga telah melakukan sosialisasi kepada warga kelurahan Tabalu Kecamatan Poso Pesisir di kantor kelurahan Tabalu yang dihadiri dari beberapa aprat terkait meliputi Kelurahan, Kecamatan, Polsek, Koramil serta melakukan grounding pagar pengaman tower emergency juga pemasangan rambu–rambu tanda bahaya di sekitar lokasi.










Tinggalkan Balasan