, ,

PLN: PLTA Asahan III Beroperasi Tahun 2024

Posted by

Medan, Petrominer – PT PLN (Persero) memastikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III bisa mulai beroperasi pada tahun 2024. Pengoperasian proyek senilai Rp 5 triliun tersebut akan memperkuat kehandalan pasokan listrik di Sumatera Utara.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Utara, Octavianus Padudung, mengatakan, meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, PLN berkomitmen untuk menyelesaikan PLTA Asahan III tepat waktu. Kehadiran pembangkit berkapasitas 2×87 megawatt (MW) ini akan mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat transisi energi.

“Jika mega proyek ini selesai akan dihasilkan daya 174 MW dan keuntungan lainnya bahwa pembangkit menggunakan tenaga air ini sangat efisien dan ramah lingkungan,” kata Octavianus, Kamis (2/12).

PLTA Asahan III ini, hasil kerja sama antara Jepang dan Indonesia, terletak di Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Pembangkit ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang akan mendukung keandalan sistem kelistrikan Sumatera Utara. Saat ini, pembangunannya digarap oleh Shimizu Adhikarya Join Operation.

“Dengan adanya tambahan pasokan daya, kami semakin siap menyambut para investor yang hendak membangun industri di Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya.

Pada tahun ini, PLN memulai kontruksi Sungai Asahan dan telah berhasil dialihkan ke sungai bendung pengarah (river diversion channel) sehingga pembangunan bendung gerak (intake weir) dapat segera dilaksanakan. Sementara pada sisi hilir, pekerjaan ekskavasi rumah pembangkit bawah tanah power house yang dimulai sejak Juni 2020, telah dinyatakan selesai pada Mei 2021.

Power house merupakan bangunan utama tempat beroperasinya turbin dan generator dan berada di bawah tanah pada kedalaman lebih kurang 150 meter. Pekerjaan terowongan bawah tanah (tunnel) secara keseluruhan telah dicapai sepanjang 3,8 kilometer (km) dari total 7,8 km.

Dengan selesainya proses ekskavasi power house ini, maka salah satu tahap kritis pada proyek PLTA Asahan III telah berhasil dilewati. Teknologi ini tak hanya membuat pembangkit makin andal tetapi juga lebih efisien.

“Tentunya pengoperasian pembangkit ini juga dapat menurunkan biaya pokok penyediaan tenaga listrik di Sumatera Utara, serta meningkatkan pelayanan PLN kepada konsumen dengan penyediaan energi listrik yang lebih andal dan efisien,” ujar Octavianus.

PLN pun menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi, di PLTA Asahan III. Kunjungan tersebut untuk melihat kemajuan proyek kerja sama antara Jepang dan Indonesia dalam mengakselerasi energi bersih di Indonesia.

Kenji pun menyatakan kagum atas kemajuan pembangunan PLTA ini, sebagai wujud komitmen kedua negara untuk memasifkan energi bersih dan mencapai net zero emission ke depan.

“Proyek PLTA Asahan III ini merupakan salah satu proyek penting terkait Hubungan bilateral Indonesia dan Jepang. Karena itu, kami sengaja datang kesini untuk memberikan dukungan terhadap penyelesaiannya,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *