, ,

PLN Pertahankan Tarif Listrik Di tengah Kenaikan Harga Batubara

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) mengklaim sukses melakukan efisiensi di tengah meningkatnya harga energi primer. Dengan begitu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mampu mempertahankan tarif tenaga listrik agar industri tetap kompetitif.

“Kerberhasilan itu dicapai berkat usaha efisiensi yang terus dilakukan PLN,” ujar Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, Rabu (28/3).

Sofyan menjelaskan, salah satu upaya efisiensi yang dilakukan PLN adalah dengan penurunan fuel mix BBM. Dengan begitu, tarif listrik tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2015 sehingga tidak menambah beban pelanggan serta menjaga agar industri dan bisnis tetap kompetitif.

Padahal, selama tahun 2017, beberapa kondisi makro yang mempengaruhi tarif tenaga listrik sesuai Peraturan Menteri ESDM No 18 Tahun 2017, yaitu Kurs Dollar Amerika, Indonesia Crude Price (ICP) dan/atau Inflasi, mengalami kenaikan dibandingkan dengan acuan APBN. Meski begitu, PLN berhasil mempertahankan tarif serta mengendalikan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) di tengah perubahan asumsi makro, serta kenaikan harga gas dan batubara tersebut.

“PLN terus berupaya menekan BPP meskipun subsidi listrik menurun dan tidak adanya kenaikan tarif listrik,” paparnya.

Efisiensi-efisiensi operasional PLN tersebut, jelas Sofyan, juga membantu keuangan PLN untuk tetap dalam kondisi sehat. Dalam kurun waktu 2015–2017, secara kumulatif penambahan pinjaman PLN sebesar Rp 83,6 triliun, jauh lebih rendah dibandingkan tambahan penyerapan investasi sebesar Rp 190,7 triliun.

Selama tiga tahun terakhir (2015-2017), PLN juga berhasil memberikan kontribusi fiskal kepada negara sebesar Rp 239,5 triliun. Kontribusi itu terdiri dari peningkatan pajak dan deviden sebesar Rp 96 triliun dan penghematan subsidi sebesar Rp 143,5 triliun.

Selama tiga tahun terakhir, PLN telah berhasil menghilangkan defisit-defisit listrik yang banyak terjadi sebelum tahun 2015. Pemadaman yang dulu selalu terjadi di daerah seperti Sumatera Utara sekarang telah digantikan oleh cadangan yang memadai.

“Harapan kami cadangan listrik tersebut dapat dipergunakan semaksimal mungkin untuk pembangunan di daerah,” tegas Sofyan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *