Penyalaan listrik desa di Pulau Rhun, Kepulauan Banda, Maluku Tengah, oleh Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua.

Maluku Tengah, Petrominer – PLN berhasil menghadirkan listrik di tiga pulau bersejarah yang berada di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Ketiga pulau tersebut adalah Pulau Rhun, Pulau Ay dan Pulau Hatta.

Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal, menyampaikan apresiasi atas upaya PLN dalam menghadirkan listrik bagi Pulau Rhun, Ay dan Hatta. Kehadiran listrik dari PLN ini diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan.

“PLN telah membuktikan komitmen pemerintah dan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kesedian listrik yang merata sehingga dapat mensejahterakan masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan,” tutur Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, usai melakukan penyalaan listrik perdana di Pulau Rhun, Jum’at (23/4).

Kepulauan Banda terkenal dengan destinasi yang eksotis bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Menilik dari sisi sejarah, Kepulauan Banda juga dikenal dengan kekayaan rempahnya. Bahkan, Pulau Rhun pernah tercatat dalam Perjanjian Breda, yang merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Indonesia.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Adams Yogasara, juga menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan para stakeholder sehingga PLN dapat menghadirkan listrik untuk ketiga pulau tersebut.

“Ini merupakan salah satu perwujudan nyata dari PLN dalam mendukung pariwisata dan perekonomian masyarakat. Kami pun mengucapkan terimakasih kepada para stakeholder, khususnya masyarakat yang telah antusias membantu kami dalam proses penurunan mesin sehingga sesuai jadwal yang kami harapkan,” jelas Adams.

Dengan investasi senilai Rp 9,38 miliar, PLN menyediakan empat mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas masing-masing 40 (kilo watt) kW dan 100 kW di Pulau Rhun, 100 kW di Pulau Ay serta 40 kW di Pulau Hatta.

Selain itu, PLN juga membangun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dengan panjang total 8,2 kilo meter sirkuit (kms) untuk melistriki 989 pelanggan di ketiga pulau tersebut.

“Dengan terlistrikinya ketiga pulau ini, kami berharap dapat mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ungkapnya.

Salah seorang warga Pulau Rhun Wa Ode, Murni (48) menyampaikan rasa terimakasihnya kepada PLN yang telah melistriki tempat tinggalnya.

Murni menuturkan, sebelumnya harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 170 ribu per bulan untuk bisa mendapatkan listrik berdaya 450 Volt Ampere (VA) yang terpasang di rumahnya. Namun sekarang, dia mengaku dapat lebih hemat dengan menggunakan listrik dari PLN

Sebagai informasi, pemakaian listrik PLN berdaya 450 VA berkisar pada Rp 44 ribu perbulan, sedangkan untuk daya 900 VA berkisar Rp 110 ribu per bulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here