Penyalaan listrik desa di Pulau Peling, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Manado, Petrominer – PLN berhasil mengalirkan listrik untuk enam desa di Kabupaten Banggai Laut dan empat desa di Kabupaten Banggai Kepulauan. PLN mengeluarkan total investasi sebesar Rp 23,5 miliar untuk melistriki 307 kepala keluarga di 10 desa tersebut.

“Dengan hadirnya listrik ini diharapkan selain berfungsi sebagai sumber penerangan, namun jauh dari pada itu harapan kami ini dapat menggerakan roda perekonomian daerah setempat. Karena dengan adanya listrik dapat mempermudah aktivitas pekerjaan serta dapat dimanfaatkan untuk menciptakan usaha kerja baru dengan memanfaatkan energi listrik yang ada,” ucap General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UIW Sulutenggo), Leo Basuki, usai penyalaan listrik di Pulai Peling, Kabupaten Banggai Kepulauan, Jum’at (23/4).

Leo juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas kerja sama dan dukungannya sehingga proyek untuk melistriki daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) ini dapat berjalan dengan baik.

Adapun desa-desa yang berhasil dilistriki adalah Desa Bungin Luean, Dungkean, Lalong, Mbeleang, Sasabobok, dan Tabulang di Kabupaten Banggai Laut. Serta Desa Labotakandi, Lemelu, Osan, Luk Panenteng Dusun Poganda di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Untuk melistriki enam desa di Kabupaten Banggai Laut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 24,48 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah 8,79 kms, dan Gardu Distribusi sebanyak 8 Unit berkapasitas 300 kVA. Pasokan listriknya diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bangkurung dengan daya mampu 200 kiloWatt (kW).

Sementara untuk melistriki empat desa di Kabupaten Banggai Kepulauan, PLN membangun JTM sepanjang 24,89 kms, JTR 5,37 kms, dan Gardu Distribusi sebanyak 5 Unit berkapasitas 200 kVA. Pasokan listriknya diperoleh dari PLTD Lumbi-Lumbia dan PLTD Bulagi dengan daya mampu masing-masing 350 kW dan 865 kW.

Potensi pelanggan yang dapat menikmati listrik di kedua Kabupaten itu sebanyak 1.611 pelanggan. PLN akan terus mendukung program Pemerintah untuk menghadirkan listrik yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Saat ini, Kabupaten Banggai Laut memiliki rasio elektrifikasi PLN sebesar 90,83 persen dengan rasio elektrifikasi total mencapai 95,66 persen. Sementara untuk Kabupaten Banggai Kepulauan rasio elektrifikasinya sudah 100 persen.

Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, memberikan apresiasi kepasa PLN yang telah berhasil mengalirkan listrik ke daerah terpencil di wilayahnya.

Sofyan pun mengajak masyarakat untuk menggunakan listrik untuk kegiatan produktif.

“Kepada masyarakat diharapkan untuk memanfaatkan listrik sebaik mungkin tentunya untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Mari kita jaga bersama listrik yang sudah ada ini, jika ada potensi gangguan listrik harap kita segera melaporkannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Banggai Kepulauan, Rais D. Adam. Masuknya listrik merupakan sebuah kemajuan bagi masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan, serta harapannya agar masyarakat semakin sejahtera dengan hadirnya listrik ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here