Mataram, Petrominer – PLN menyiapkan skema Zero Down Time untuk kelistrikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Artinya, sistem suplai listrik dilakuka berlapis, sehingga listrik untuk kawasan Mandlika menjadi handal, berkualitas dan tidak mengalami gangguan, walaupun hanya sesaat.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran, menjelaskan bahwa selain telah merampungkan pembangunan jaringan infrastruktur kelistrikan, PLN juga telah menyiapkan skema untuk melayani kelistrikan bagi KEK Mandalika. Kelistrikan yang dipastikan handal salah satunya pada Sirkuit MotoGP.
“Komitmen PLN untuk terus melayani. Daya yang dipasok untuk sirkuitnya saja 5,19 MVA dengan tarif layanan premium gold,” ujar Lasiran usai menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) antara PLN dengan PT Pengembang Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengembang KEK Mandalika di Lombok, Rabu (30/6).
Guna memastikan skema tersebut, menurutnya, PLN mengeluarkan biaya investasi lebih dari Rp 76 miliar untuk membangun infrastruktur kelistrikan dan pendukungnya.
“Skema Zero Down Time ini pertama kali kami aplikasikan di NTB yaitu di Mandalika. Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan yang terbaik untuk KEK Mandalika,” jelas Lasiran.
Sementara itu, Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro, menyampaikan bahwa keberadaan PLN pada momen tepat, yaitu di saat ITDC membutuhkan dukungan untuk pengadaan listrik di Jalan Kawasan Khusus (JKK).
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas gerak cepat dari PLN dalam merespon kebutuhan kami akan suplai tenaga listrik,” ungkap Bram.
Kesiapan jaringan listrik di lapangan saat ini telah mencapai 90 persen. Dua buah Gardu Induk (GI) siap memasok KEK Mandalika, yakni dari GI Kuta dan GI Sengkol.
Sedangkan sisi pembangunan JKK yang akan difungsikan sebagai lintasan event balap motor sekelas World Super Bike (WSBK) dan MotoGP sendiri saat ini telah mencapai 78,6 persen.
PLN dan ITDC berharap dapat terus bersinergi untuk mempersiapkan event World Superbike (WSBK) yang akan dihelat di bulan November 2021 dan juga MotoGP di tahun 2022 mendatang.









Tinggalkan Balasan