Pekanbaru, Petrominer — Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 akan digelar hari ini, Minggu (23/7), di Gedung Daerah Pemprov Riau. Kelangsungan acara yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan sekitar 2.300 anak dari seluruh Indonesia ini tidak terlepas dari kehandalan pasokan listrik di lokasi. Tentu saja, ini merupakan tugas utama dan dukungan dari PT PLN (Persero).
Demi menjaga pasokan listrik selama acara berlansung, PLN Area Pekanbaru mengerahkan setidaknya 50 personil untuk siaga di lokasi acara. Malahan, para petugas PLN tersebut sudah ditempatkan sejak tanggl 19 Juli 2017 lalu.
Menurut Manajer Area Pekanbaru, Kemas Abdul Gafur, dua minggu jelang puncak acara HAN 2017, jaringan listrik yang memasok kota Pekanbaru mulai dilakukan inpeksi hampir setiap hari. Terutama jaringan yang ke arah kantor Gubernur, Gedung Daerah, Bandara SSQ II, dan juga hotel-hotel sebagai tempat penginapan para tamu.
“Kami lakukan inspeksi, tentunya dengan tujuan agar jelang dan selama acara berlangsung tidak mengalami gangguan padam, khususnya di Pekanbaru,” ujar Kemas, Sabtu (22/7).
Dia menjelaskan, pada hari Minggu, setidaknya 50 personil PLN Area Pekanbaru bertugas di setiap lokasi yang telah ditentukan oleh panitia. Agar tidak terjadi pemadaman listrik, tentunya untuk memenuhi harapan warga Riau khususnya yang ada di Pekanbaru, PLN memastikan telah menghilangkan potensi penyebab gangguan seperti pohon atau dahan ranting menyentuh kawat.
Kesiapan PLN menjaga pasokan listrik mendapat perhatian khusus dari Manajer SDM dan Umum PLN, Dwi Suryo Abdullah, yang memantau langsung aktivitas teknisi PLN dalam menjalankan tugas.
“Kami berkomitmen untuk menjaga agar pasokan listrik di kota Pekanbaru tidak mengalami gangguan padam khususnya pada hari Minggu. Sehingga acara, baik pada saat Forum Anak Nasional, malam penghargaan dan acara puncak, bisa berlangsung dengan hikmat tanpa ada gangguan akibatnya putusnya aliran listrik,” tegas Dwi Suryo.
Sebelum pelaksanaan puncak HAN, serangkaian acara sudah dimulai dua hari ini. Seperti pelaksanaan Forum Anak Nasional (FAN).
Dia pun menyatakan optimis para petugas PLN sanggup mengemban tugas dengan baik dan menjalankannya sesuai SOP (Standard Operation Procedure). Apalagi, mereka telah dibekali dengan peralatan komunikasi dan Alat Pelindung Diri (APD) selama bertugas. Tidak hanya itu, PLN juga telah menempatkan SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum) di dekat roder dengan tujuan bila pengguna roder membutuhkan listrik maka pengguna tinggal mencolokkan pada stop kontak yang tersedia di SPLU tersebut meski harus mengisi tokennya lebih dahulu. 
“Ini untuk menjaga transparansi dalam pemakaian energi listrik PLN pada event event seperti Hari Anak Nasional,” jelas Dwi Suryo.








Tinggalkan Balasan