Tanjungpandan, Petrominer –– Setelah sukses memenuhi rasio desa berlistrik 100%, PT PLN (Persero) mulai meningkatkan keandalan pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Salah satunya dengan meambah kapasitas pembangkit yang ada di pulau-pulau kecil di Babel.
Diawali dengan melakukan Ground Breaking pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tersebar di desa Pulau Sumedang Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung, Kamis (30/3). Peletakan batu pertama PLTD Sumedang ini dilakukan oleh General Manager PLN Babel Susiana Mutia, Wakil Bupati Belitung Erwandi A. Rani dan Manajer Senior Public Relations PLN Agung Murdifi.
“Tahun ini, kami akan menambah kapasitas pembangkit di delapan pulau kecil di Babel,” ujar Susi.
Kedelapan pulau tersebut adalah Pulau Selat Nasik, Pulau Seliu, Pulau Pongok, Pulau Celagen, Pulau Nangka, Pulau Gersik, Pulau Buku Limau dan Pulau Sumedang.
Saat ini, pulau-pulau terluar di Provinsi Babel dialiri listrik antara pukul 18.00 hingga pukul 06.00 WIB. Dengan terbangunnya kedelapan PLTD dan peningkatan kapasitas beberapa pembangkit yang sudah ada, pasokan listrik diyakini bisa berlangsung selama 24 jam.
Susi menjelaskan, pulau terluar di dekat Pulau Bangka adalah Pulau Nangka akan dilakukan penambahan mesin kapasitas 2 X 100 kW, Pulau Celagen yang sebelumnya berkapasitas 125 kWp akan mendapat tambahan sebesar 3 X 100 kW, Pulai Gresik mendapat tambahan 4 X 100 kW dari sebelumnya 40 kWp, Pulau Pongok yang sebelumnya 125 kW ditambah menjadi 5 X 200 kW.
Sementara untuk pulau terluar yang berdekatan dengan Pulau Belitung antara lain Pulau Selat Nasik yang kapasitas sebelumnya 1,1 MW akan ditambah mesin dengan kapasitas 6 X 200 kW, Pulau Seliu akan ditambah 3 X 100 kW yang sebelumnya 260 kW, Pulau Buku Limau akan ditambah menjadi 4 X 100 kW dari sebelumnya hanya 68 kW, serta Pulai Sumedang juga akan mendapat tambahan sebesar 3 X 100 kW yang saat ini hanya berkapasitas 120 kW.
Total pulau terluar yang akan ditingkatkan kapasitas dan keandalan pasokan listriknya sebanyak delapan pulau yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, PLN juga akan meningkatkan kapasitas pembangkit di daerah-daerah non-kepulauan untuk menyokong kapasitas sistem utama kelistrikan Babel antara lain di daerah Belinyu, Merawang, dan Toboali.
“Sehingga secara keseluruhan kapasitas daya pembangkit yang akan ditambahkan sebesar 22,1 MW,” jelas Susi.









Tinggalkan Balasan