Peresmian Listrik Desa di Desa Manis Mato, Muaro Jambi, Jambi.

Muaro Jambi, Petrominer – Komitmen PT PLN (Persero) untuk memanfaatkan dana dari Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk membangun infrastruktur kelistrikan di desa-desa  terpencil guna meningkatkan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat terus direalisasikan. Salah satunya dengan menghadirkan listrik 24 jam ke tiga desa terpencil di Jambi.

Ketiga desa tersebut adalah Desa Manis Mato di Kabupaten Muaro Jambi, serta Desa Tanjung Kasri dan Desa Beringin Tinggi di Kabupaten Merangin. Dengan menyalanya listrik tiga desa ini, Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Provinsi Jambi secara keseluruhan kini telah mencapai 99,68 persen.

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani mengucapkan terima kasih pada PLN yang terus meningkatkan rasio desa berlistrik setiap tahunnya. 

“Semakin banyak desa yang teraliri listrik, maka semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari yang saat ini telah menjadi kebutuhan primer,” ucap Abdullah di sela-sela peresmian Listrik Desa di Desa Manis Mato, Selasa (6/9).

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Pj Bupati Muaro Jambi, Bachyuni Deliansyah. Dia mengatakan, dengan berhasilnya mengaliri listrik di Desa Manis Mato maka seluruh desa di Kabupaten Muaro Jambi sudah teraliri listrik. 

“Dengan diresmikannya desa ini, maka desa di Kabupaten Muaro Jambi telah teraliri dengan listrik seluruhnya dan rasio desa berlistrik mencapai 100 persen,” kata Bachyuni. 

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB), Saleh Siswanto, mengatakan dalam pembangunan jaringan listrik pedesaan di tiga desa ini, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 27,26 kilometer sirkit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 11,99 kms serta 9 buah gardu distribusi dengan kapasitas 550 kVA. 

“Saat ini tinggal 5 desa lagi yang belum terlistriki. Mohon doa dan dukungan agar seluruh desa di Provinsi Jambi dapat menikmati listrik PLN. Penyelesaian pembangunan listrik desa terus dilanjutkan bertahap dan diharapkan rasio desa berlistrik Provinsi Jambi menjadi 99,81 persen pada akhir bulan Desember 2022,” ungkap Saleh. 

Dalam kesempatan ini, Saleh juga mengajak masyarakat agar segera beralih menuju gaya hidup electrifying lifestyle dengan menggunakan peralatan listrik. 

“Kita bisa mulai dari hal-hal sederhana di rumah seperti mengubah dari yang awalnya menggunakan kompor gas menjadi menggunakan kompor induksi,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here