, ,

Pipanisasi Mendominasi Proyek Midstream di AS

Posted by

Jakarta, Petrominer – Proyek jaringan pipa atau pipanisasi akan mendominasi proyek midstream minyak dan gas bumi (migas) di Amerika Serikat (AS). Porsi proyek pipanisasi ini akan mencapai 46 persen dari total proyek migas yang akan mulai digarap tahun 2023 ini sampai 2027 mendatang.

Dalam laporannya berjudul “North America Oil and Gas Projects Analytics and Forecast by Project Type, Sector, Countries, Development Stage, Capacity and Cost, 2023-2027,” perusahaan data dan analitik GlobalData mengungkapkan bahwa ada 203 proyek akan mulai digarap di AS selama periode tahun 2023-2027. Dari jumlah tersebut, proyek pipanisasi mencapai 94 proyek, diikuti oleh pemrosesan gas dan LNG masing-masing 40 dan 30 proyek.

“Sektor midstream di AS terus tumbuh karena maraknya pengembangan LNG, jaringan pipa, dan infrastruktur storage untuk memenuhi permintaan minyak dan gas domestik. Selain itu, rencana untuk mengekspor shale gas sebagai LNG juga ikut memberikan dorongan lebih lanjut bagi pengembangan sektor midstream,” ujar Analis Migas GlobalData, Himani Pant Pandey, Rabu (15/3).

Proyek minyak dan gas bumi yang akan datang dijalankan di AS selama periode tahun 2023-2027. (GlobalData)

Di antara proyek pipanisasi tersebut, Companero adalah proyek utama dengan panjang pipa mencapai 821 kilometer. Dioperasikan oleh Permico Energia LLC, proyek ini diharapkan mulai digarap tahun 2024 nanti.

“AS merupakan negara dengan jaringan pipa terbesar di dunia. Jaringan pipa baru, terutama pipa gas alam, sedang direncanakan dibangun untuk mengurangi emisi karbon domestik dan ekspor LNG,” ungkap Pandey.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *