PHR Takjub, Uji Coba Sumur Libo SE Hasilkan Minyak Murni

0
115
Kepala sumur Libo SE #86 di blok Rokan, Siak, Riau.

Pekanbaru, Petrominer – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat capaian luar biasa setelah berhasil melakukan uji produksi pertama dari sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Riau. Sumur tersebut menghasilkan hingga 1.274 barel minyak per hari (BOPD) dan menjadi tonggak penting bagi pengembangan lapangan minyak di blok Rokan.

Pencapaian di awal tahun 2026 ini tergolong istimewa, karena hasil produksi menunjukkan angka 0 persen water cut. Ini artinya hidrokarbon yang keluar dari perut bumi murni minyak tanpa tercampur air.

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dengan inovasi teknologi dan kerja keras Perwira PHR, blok Rokan masih memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi nasional Indonesia,” kata GM Zona Rokan, Andre Wijanarko, Senin (16/2).

Beberapa kunci keberhasilan teknis yang diterapkan antara lain selective perforation atau metode pelubangan pipa sumur secara selektif untuk memastikan minyak mengalir dari titik kedalaman reservoir yang paling potensial. Kemudian optimasi pompa ESP, berupa penggunaan pompa listrik rendam dengan laju rendah yang disesuaikan dengan karakteristik laju produksi optimal sumur. Dan pemasangan alat canggih berupa kombinasi Advanced Gas Handler (AGH) di pompa bawah permukaan dan Gas Separator di fasilitas permukaan untuk memastikan aliran minyak tetap stabil meskipun terdapat kandungan gas (gassy condition).

Menurut Andre, keberhasilan ini merupakan awal yang baik. PHR berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi migas nasional dengan melakukan pengeboran berkelanjutan di area yang sama. Saat ini, tim di lapangan tengah bergerak cepat melakukan pengeboran sumur Libo SE #88 di lokasi wellpad yang sama.

Total masih terdapat empat sumur tambahan yang akan segera dibor (infill drilling) sebagai tindak lanjut keberhasilan pengeboran Libo SE #86. Program pengeboran ini bertujuan untuk mengangkat potensi minyak di area Libo SE secara maksimal. Kolaborasi lintas fungsi dari Tim SSDP, Tim DWI, Tim PTE, Tim P&O dan Tim Land-CorSec menjadi kunci utama untuk keberhasilan pengeboran ini ke depannya.

“Semoga ke depannya, PHR dapat terus membuktikan keandalan operasi dengan tetap menjaga aspek HSE untuk ketahanan energi,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here