PHR Konfirmasi Penemuan Cadangan di Sumur Mustang Hitam-001

0
82
Temuan hidrokarbon di sumur Mustang Hitam-001, Wilayah Kerja Rokan, membuka peluang pengembangan lanjutan di Central Suumatra Basin.

Pekanbaru, Petrominer — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengonfirmasi temuan cadangan hidrokarbon di sumur Mustang Hitam (MTH)-001 sebagai discovery. Penegasan ini disampaikan setelah PHR melakukan evaluasi pada fase uji produksi (production test) hingga menunjukkan keberadaan hidrokarbon.

Sumur eksplorasi MTH-001 berlokasi di Desa Libo Jaya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, wilayah kerja Rokan. Sumur ini mulai dibor pada 4 September 2025, menggunakan Rig PDSI 52.3 berkapasitas 750 HP dan mencapai kedalaman akhir 6.464 ftMD (feet Measured Depth) / 6.351,5 ftTVDSS (feet True Vertical Depth Sub Sea) pada 26 September 2025.

“Secara geologi, sumur ini berada di cekungan South Aman Trough, Central Sumatra Basin, salah satu cekungan migas produktif di Indonesia,” ungkap Vice President Exploration PHR Regional 1, Suprayitno Adhi Nugroho, Kamis (15/1).

Suprayitno menyampaikan bahwa temuan ini memberikan sinyal positif terhadap potensi pengembangan lanjutan di wilayah Central Sumatra Basin. Apalagi, sumur MTH-001 telah mengonfirmasi keberadaan hidrokarbon pada Formasi Menggala dan Formasi Pematang URB.

Dari hasil uji produksi Sumur MTH-001 terdapat peluang untuk meningkatkan produksi melalui pengembangan lanjutan, sekaligus menunjukkan bahwa eksplorasi di wilayah kerja mature dengan membangun cara pandang baru dan ekstraksi data optimal masih memberikan hasil yang cukup menjanjikan.

Formasi Pematang URB merupakan lapisan batuan tua penghasil migas, sementara Formasi Menggala merupakan lapisan batuan pasir (sandstone) yang menjadi reservoir minyak utama. Keduanya berada di Central Sumatra Basin di Blok Rokan.

Saat ini, PHR masih terus melakukan kajian komprehensif terhadap potensi sumberdaya – cadangan dan skema pengembangan. Estimasi besaran sumberdaya – cadangan dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh data subsurface dan hasil uji.

“Tim eksplorasi dan pengembangan sedang menyiapkan skenario Produksi Awal (POPE) agar discovery ini dapat segera dimonetisasi secara optimal,” jelasnya.

Secara geografis, Sumur MTH-001 memiliki posisi strategis karena berada sekitar 3 km dari Lapangan Oki, 4 km dari Lapangan Kokoh, dan 6 km dari Gathering Station (GS) Libo, sehingga membuka peluang sinergi fasilitas eksisting dan efisiensi pengembangan lapangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here