PHE ONWJ berupaya membersihkan sisa tumpahan minyak di Pesisir Karawang, Jawa Barat.

Karawang, Petrominer – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) masih tetap menurunkan personil untuk membersihkan pesisir Karawang. Sementara itu, sumur YYA-1 terpantau sudah tidak mengeluarkan tumpahan minyak.

“Kami melakukan pantauan udara dan pantauan darat secara rutin untuk melihat kondisi perairan Utara Jawa dan pesisir Karawang. Sejak killing operations dimulai hingga saat ini, hasilnya cukup positif. Tidak terlihat tumpahan minyak di laut, ” ujar VP Relations Pertamina Hulu Energi, Ifki Sukarya, Senin (30/6).

Ifki menegaskan, di sejumlah titik per tanggal 28 September, seperti Pantai Alam Baru, area Galangan Kapal Sungai Buntu sudah tidak terlihat tumpahan minyak di garis pantai.

Namun di kawasan Tanjung Pakis, Tambaksari, dan Cemara Jaya masih ada sisa-sisa tumpahan minyak.

“Kami perkirakan ini adalah sisa tumpahan minyak sejak tanggal 21 September lalu, yang baru terbawa arus dan baru tiba di sejumlah pantai. Sehingga tetap kami lakukan upaya pembersihan,” tegasnya.

Menurut Ifki, masih ada sejumlah personel yang bertugas membersihkan di lapangan, dengan jumlah yang disesuaikan kebutuhan. Per tanggal 28 September 2019 total personel onshore sebanyak 2.601 orang yang terdiri dari pekerja, kelompok masyarakat, dan personel TNI/Polri.

Selain melakukan pembersihan di pantai, oil boom shoreline juga masih terpasang di 13 titik dengan panjang 10 kilometer dan waring (fishnet) sepanjang lebih dari 20 kilometer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here