Jakarta, Petrominer – Kabar gembira bagi para pengusaha di Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur. Pasokan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN) sudah mengalir ke kawasan tersebut.

Sejak Selasa siang (6/3) pukul 12.15 WIB lalu, PGN mulai menyalurkan gas bumi (initial gas in) ke Kawasan Industri JIIPE. Pasokan perdana itu diterima oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) sebagai pengelola kawasan industri terintegrasi tersebut.

“Pasokan gas ini merupakan komitmen PGN untuk memperluas penyaluran gas bumi kepada masyarakat dan industri,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, yang dihubungi, Kamis (8/3).

Rachmat mengatakan, pasokan gas ke BKMS ini pada tahap awal akan digunakan untuk mengoperasikan pembangkit listrik di kawasan itu. Gas juga dialirkan ke industri kimia yang sudah beroperasi, yakni PT Clariant Indonesia.

“Selanjutnya konsumsi akan meningkat karena setiap ada penambahan industri baru maka pemakaian gas juga akan bertambah,” kata Rachmat.

Dengan pertumbuhan kawasan industri generasi ketiga semacam ini, PGN optimistis permintaan pasokan gas akan bertambah. Konsumsi gas dipastikan terus meningkat seiring semakin banyaknya industri yang masuk dan beroperasi di kawasan industri terintegrasi yang di bangun oleh anak usaha PT Pelindo III, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI), bersama PT AKR Corporindo Tbk. tersebut.

Rachmat mengatakan, penyaluran gas bumi ke kawasan industri ini merupakan salah satu aksi nyata PGN untuk menyebarluaskan manfaat gas bumi. Apalagi, saat ini ekonomi Indonesia tengah kembali bangkit.

“Untuk itu PGN akan berupaya maksimal untuk terus bekerja menjaga ketersediaan pasokan gas bumi sambil memperluas jangkauan infrastruktur gas dan penyaluran gas bumi agar pertumbuhan ekonomi semakin meningkat,” katanya.

Saat ini, total pelanggan gas bumi PGN untuk industri di area Surabaya-Gresik mencapai 169 pelanggan dan pelanggan komersial mencapai 183 pelanggan. Sementara untuk pelanggan Rumah Tangga (RT) mencapai sekitar 41.815 pelanggan. Secara nasional, pelanggan industri gas bumi PGN hampir mencapai 1.800 industri.

Diresmikan Besok

Sementara itu, Department Head, Manager Power Plant and Utility BKMS, Mahendra Singh, mengatakan bawa pasokan gas bumi untuk BKMS sangat penting. Selain untuk mengoperasikan pembangkit listrik dengan kapasitas terpasang 3 X 7,6 MW, juga untuk menyuplai tenan industri yang dalam proses produksinya membutuhkan gas bumi.

Saat ini, ada dua industri yang sudah beroperasi di BKMS, yaitu pabrik kimia Clariant Indonesia dan pabrik garam PT Unicahem Candi Indonesia. Pada bulan Nopember 2018 nanti diperkirakan akan ada lagi industri yang mulai membutuhkan gas, yakni PT Nippon Indosari Corporindo Tbk. atau yang dikenal dengan merek Sari Roti.

Tak berhenti di situ saja, menurut Mahendra, akan ada tiga perusahaan lagi yang akan beroperasi di tahun ini. Yakni PT Hextar Fertilizer Indonesia yang akan beroperasi pada Mei 2018, PT Adhimix Precast Indonesia yang beroperasi sekitar Juli-September 2018 dan PT CML di bulan Nopember 2018.

“Harapan kami, pembangunan JIIPE ini akan memicu pertumbuhan ekonomi lokal mengingat proyek ini bisa menyerap sekitar 100 ribu tenaga kerja jika telah beroperasi penuh,” ujar Mahendra.

JIIPE merupakan kawasan industri generasi ketiga yang sejak awal pengembangannya digadang-gadang oleh Pemerintah. Pasalnya, kawasan industri ini direncanakan bakal menjadi kota industri mandiri. Di kawasan industri ini nantinya tidak hanya bakal dibangun pabrik-pabrik industri saja, melainkan juga sarana lainnya seperti kawasan pemukiman, bisnis, pendidikan, hiburan, dan olahraga.

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan meresmikan beroperasinya kawasan industri terintegrasi tersebut besok, Jum’at (9/3).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here