PGN mendapatkan Penghargaan Emisi Korporasi 2021.

Jakarta, Petrominer – Dalam pengelolaan bisnis gas bumi, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen meminimalkan dampak-dampak lingkungan, termasuk emisi karbon dari operasional perusahaan. Ini dilakukan demi kelestarian alam dan keberlanjutan bumi.

Tidak hanya itu, menurut Sekretaris Perusahaan, Rachmat Hutama, PGN juga turut berperan aktif memerangi perubahan iklim dan mengajak masyarakat menjaga keberlanjutan bumi untuk kehidupan generasi mendatang.

“PGN menyadari bahwa kegiatan operasionalnya mempengaruhi kondisi lingkungan yang terus mengalami perubahan drastis. Oleh karena itu, PGN melakukan berbagai upaya dalam menjalankan bisnis yang berwawasan lingkungan,” ujar Rachmat, Sabtu (1/5).

Dia menjelaskan bahwa rmisi udara merupakan salah satu faktor penting dalam pemanasan global. Secara aktif, PGN pun telah membatasi emisi udara yang berkontribusi terhadap kenaikan suhu permukaan bumi.

PGN berkomitmen untuk menjalankan operasi bisnis yang lebih efisien dan mengurangi emisi karbon dalam setiap aktivitas usaha, sesuai dengan Peta Jalan Transformasi Lingkungan PGN. Di antara emisi udara yang signifikan, misalnya adalah emisi gas rumah kaca (GRK), Nitrogen oksida (NOX) serta Sulfur oksida (SOX).

Sejak Tahun 2012, PGN telah mengimplementasikan perhitungan jejak karbon dengan menggunakan Kalkulator Karbon untuk menghitung emisi gas rumah kaca pada beberapa kegiatan usahanya. Mulai dari pemakaian listrik di gedung dan stasiun, pemakaian bahan bakar untuk generator dan kendaraan bermotor, pemakaian gas untuk chiller dan turbin kompresor, hingga kegiatan penyaluran gas bumi, dan perjalanan dinas menggunakan pesawat.

“Dari hasil pengukuran ini, PGN mencatat bahwa emisi karbon yang dihasilkan pada lingkungan usaha PGN adalah sebesar 76.524,67 ton CO2 eq, atau menurun sebesar 7 persen,” ungkap Rachmat.

Menurutnya, upaya pengurangan emisi di PGN ini mengacu kepada Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pengamanan dan Pengelolaan Lingkungan serta Energi yang disahkan pada tanggal 15 Oktober 2018, yaitu senantiasa melakukan perlindungan lingkungan melalui pengelolaan emisi GRK.

PGN juga melakukan pemantauan kualitas udara pada cerobong dari sumber emisi pembakaran yaitu turbin gas, gas engine generator dan diesel engine generator. Pemantauan tersebut dilakukan berkala sesuai Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup 13/ 2009 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Minyak dan Gas Bumi. Hasil pemantauan pada tahun 2019 menunjukkan bahwa emisi dari cerobong memenuhi baku mutu yang berlaku.

“Selain audit rutin setiap tiga tahun, upaya membudayakan operasional berwawasan lingkungan juga dilakukan melalui berbagai pelatihan tentang lingkungan. PGN bekerja sama dengan PT Energi Management Indonesia untuk melakukan audit energi pada lokasi–lokasi Kantor Area,” ungkap Rachmat.

Penghargaan Emisi

Atas pencapaian dalam upaya menekan emisi karbon agar mampu menyelamatkan bumi dari pemanasan global, PGN mendapatkan Penghargaan Emisi Korporasi 2021. Kegiatan yang disiarkan live di Berita Satu TV ini diselenggarakan oleh Majalah Investor yang bekerjasama dengan PT Bumi Global Karbon, Kamis (29/4).

Ada empat kategori penghargaan yang diraih PGN tahun 2021 ini, yakni Penurunan Emisi Korporasi Sektor Emiten Non Perbankan Kategori Green Elite, Penurunan Emisi Korporasi Sektor BUMN Non Perbankan Kategori Green Elite, Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Sektor Emiten Non Perbankan Kategori Silver Plus, dan Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Sektor BUMN Non Perbankan Kategori Platinum Plus.

Perhitungan dan penurunan emisi pada penghargaan ini didapatkan berdasarkan data dari Laporan Keberlanjutan 2019 yang terbit tahun 2020 dan tersedia di laman resmi masing-masing perusahaan. Assurance (diaudit oleh pihak ketiga) untuk perhitungan emisi juga menjadi kriteria dalam penilaian.

Penghargaan Emisi Korporasi ditujukan untuk meningkatkan kesadaran korporasi untuk mengurangi emisi karbon. Sebagian negara sudah menanciptakan target zero karbon emission pada tahun 2060. Apalagi, Penurunan emisi akan berdampak positif terhadap perubahan iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca yang kemudian pertumbuhan ekonomi berkualitas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here