Dumai, Petrominer – Beragam cara dilakukan untuk mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Pemanfaatan lahan untuk kebun dan digarap bersama masyarakat, salah satunya. Seperti yang dilakukan PT Pertamina (Persero) Refinery Unit II Dumai, Riau.

Hamparan luas lahan di depan kilang minyak, yang selama ini tidak digarap, telah disiapkan untuk dijadikan kebun buah. Lahan seluas 25 ha milik Pertamina ini diperuntukan untuk program pemberdayaan masyarakat berbasis sentra pertanian buah-buahan.

Pelaksanaan program tersebut ditandai dengan seremonial penanaman perdana yang dilangsungkan, Jum’at (14/12). Lokasi lahan itu berada di sisi Jalan Puteri Tujuh, Dumai, atau depan kilang Pertamina. Untuk tahap pertama, lahan yang digarap seluas 3 ha, dengan 6 varian buah-buahan. Di antaranya adalah buah durian, naga, mangga, kelengkeng, rambutan, dan jambu madu.

Program ini dijalankan oleh 24 petani lansia yang berasal dari Kelurahan Teluk Binjai dan Tanjung Palas dan terkumpul dalam Kelompok Tani Setia Kawan yang juga terdaftar di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai, Pertamina memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani. Mulai dari pemilihan tanaman, pelatihan, penanaman, hingga pemeliharaan.

Selain bantuan pinjam pakai lahan, Pertamina juga membantu dalam bibit tanaman dan sarana prasarana pertanian, salah satunya berupa saung pertemuan.

General Manager Pertamina RU II, Otto Gerentaka mengungkapkan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertanggung jawab untuk memasok kebutuhan energi nasional dalam bentuk minyak dan gas, Pertamina juga menjalankan sejumlah program CSR sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Salah satunya adalah pemanfaatan lahan tidur untuk digarap bersama masyarakat setempat.

“Program ini merupakan program pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan aset milik Pertamina yang sebelumnya adalah lahan ‘tidur’ atau tidak digunakan. Dengan ditanami tanaman buah-buahan, lahan yang belum termanfaatkan akan menjadi lebih produktif dan dapat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat khususnya kelompok tani,” ungkap Otto.

Selain itu, dia juga berharap nantinya lahan pertanian tersebut bisa semakin berkembang hingga menjadi kebun buah yang juga dimanfaatkan sebagai eduwisata bagi kelompok-kelompok tani lainnya di Dumai.

Pertamina RU II Dumai membina kelompok tani lansia untuk menggarap lahan di depan kilang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here