Petani Mitra Binaan Perta Arun Gas (PAG) kembali panen raya buah Naga, Selasa (21/7).

Lhokseumawe, Petrominer – Keberhasilan para petani binaan PT Perta Arun Gas (PAG) dalam berbudidaya buah Naga telah mendorong keinginan untuk menjadikan kebun mereka sebagai tempat Agrowisata. Wisata kebun ini diharapkan bisa menjadi ikon wisata bagi Kota Lhokseumawe.

Petani Mitra Binaan PAG kembali panen raya buah Naga. Kali ini, mereka berhasil melakukan panen hingga sebanyak 2.000 kg.

“Dengan hasil panen buah Naga yang baik di beberapa desa ini, Perta Arun Gas berencana untuk menjadikan beberapa Kebun Buah Naga tersebut sebagai Tempat Agrowisata,” ujar Corporate Secretary PAG, Ahmad Sujandhi, usai menyaksikan panen raya buah Naga, Selasa (21/7).

Ahmad menjelaskan bahwa hasil panen kali ini tidak hanya dijual di sekitar lingkungan PAG dan di sekitar Lhokseumawe, namun penjualannya sudah sampai ke Takengon dan Banda Aceh. Terlebih lagi, dikarenakan banyaknya jumlah orang yang ingin memesan hasil buah naga binaan CSR PAG, pemasaran hasil panen buah naga kali ini sudah dipesan sebelum masa panen.

“Saat ini, kebun buah naga binaan CSR PAG sudah mulai didatangi oleh banyak pengunjung, mulai dari kalangan pengusaha, pemerintah Kota Lhokseumawe, mahasiswa sampai anak-anak sekolah. Kami berharap, keberadaan kebun buah naga binaan CSR PAG ini juga dapat menjadi sarana edukasi dan pengetahuan bagi para pengunjung,” ungkapnya.

Ke depan, CSR PAG mempunyai target kebun tanaman buah naga yang ada di desa lingkungan PAG ini mampu menjadi tempat Agrowisata dan menjadi ikon wisata bagi Kota Lhokseumawe. Untuk diketahui, kebun buah naga ini tersebar di beberapa desa lingkungan PAG, diantaranya adalah Desa Padang Sakti, Meunasah Dayah, Cot Trieng dan beberapa desa lingkungan lainnya.

“Besar harapan kami agar petani tetap konsisten dalam membudidayakan buah Naga ini, sehingga rencana agrowisata ini dapat terwujud,” ujar Ahmad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here