Ilustrasi pergelaran kabel bawah laut.

Jakarta, Petrominer – PT Sarana Global Indonesia (SGI), melalui anak perusahaan PT Nostag Nusantara Mardika, dipercaya menggarap proyek submarine power cable sepanjang 10 kilometer dari Senibong (Malaysia) ke Senoko (Singapura). Pembangunan kabel bawah laut ini untuk Singapore Power ini diperkirakan selesai tahun 2020.

“Kami bangga dipercaya untuk menggarap proyek ini, sekaligus menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mampu menggelar kabel laut baik optik maupun listrik di Kawasan Asia Tenggara, dan harapan kami bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri,” kata Direktur Utama SGI, Chandra Arie Setiawan, Minggu (3/11).

Chandra menjelaskan, SGI adalah perusahaan engineering, procurement and construction (EPC) yang sudah berpengalaman di bidang penggelaran kabel bawah laut. Proyek terakhir yang digarap perusahaan nasional ini adalah proyek strategis nasional Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Paket Timur.

Proyek itu menjadikan SGI merambah pasar regional dan internasional. SGI bekerja sama dengan G8 Subsea PTE LTD untuk mengerjakan proyek TNB-SPPA Cable Installation Project at East Johor Strait Singapore Power.

“Perjanjian kerja sama kedua perusahaan ditandatangani pada 16 Agustus 2019 yang proyeknya kini sedang berjalan dan berlangsung hingga tahun 2020,” jelasnya.

Kabel bawah laut diproduksi oleh perusahaan Korea Selatan (LS Cable). Sedangkan kapal yang digunakan dalam proyek tersebut jenis barge bernama Nostag-10 (N-10) milik SGI. Sebagian besar awal kapal tersebut adalah putra Indonesia.

Vessel Nostag 10 (cable ship).

Sementara itu, CEO G8 Subsea, Gerald Tan, menyatakan keyakinannya dapat mengerjakan proyek ini tepat waktu. Pasalnya, proyek ini didukung oleh kehadiran cable barge N-10. Apalgi, SGI memiliki tim proyek dan manajemen yang baik.

“Harapan kami akan terus bisa bekerja sama dengan pihak SGI,” kata Gerald Tan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here