, ,

Pertamina Tambah Pasokan BBM 15 Persen

Posted by

Jakarta, Petrominer – Menghadapi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439, PT Pertamina (Persero) akan menambah pasokan 15 persen lebih banyak dari normal. Tidak hanya itu, Pertamina juga akan menambah stok dan penyaluran harian yang lebih tinggi.

Menurut Direktur Pemasaran Korporat Pertamina, Basuki Trikora Putra, Pertamina akan menyalurkan BBM 15 persen lebih baik tinggi dibandingkan hari normal selama bulan Ramadhan dan libur Lebaran. Di hari normal, biasanya Pertamina menyalurkan BBM 90.100 KL per hari, namun selama bulan Ramadhan dan libur Lebaran naik menjadi 103.777 KL per hari.

“Untuk gasolin kita ada kenaikan 15 persen dari kondisi normal. Biasanya 90 ribu KL per hari, selama puasa ada kenaikan 15 persen menjadi 103.700 KL per hari,” kata Basuki Trikora, Rabu (16/5).

Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina (Persero), Basuki Trikora Putra, dalam konferensi pers pembentukan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2018 oleh Pertamina, Rabu (16/5). (Petrominer/Fachry Latief)

Dia menyatakan, kenaikan tertinggi diperkirakan terjadi pada puncak arus mudik, 9 dan 13 Juni 2018 dengan kenaikan 32 persen dan 29 persen dari konsumsi normal. Sedangkan arus balik pada 19 Juni 2018 yang diperkirakan mencapai 28 persen.

Kenaikan tertinggi terjadi pada BBM jenis pertalite dari 46 ribu KL menjadi 55 ribu KL (20%), disusul Pertamax dari 15 ribu KL menjadi 18 ribu KL (15%), Premium dari 24 ribu KL menjadi 26 ribu KL (7%), Pertamax Turbo dari 787 KL menjadi 820 KL (5%), Dexlite dari 1.598 KL menjadi 1.678 KL (5%), Dex dari 485 KL menjadi 504 KL (4%) serta Avtur meningkat dari 15 ribu KL menjadi 16 ribu KL (5%). Sementara kebutuhan solar diperkirakan turun dari 35 ribu KL rata-rata harian menjadi 30 ribu KL.

Pertamina juga akan meningkatkan penyaluran LPG pada Puasa dan Idul Fitri 2018 yang diperkirakan puncaknya akan terjadi pada minggu terakhir menjelang Idul Fitri, dengan kenaikan sekitar 17 persen dari rata-rata harian 23.124 metrik ton menjadi 27.000 metrik ton. Pertamina juga telah meningkatkan ketahanan stok LPG menjadi rata-rata 17,6 hari.

Dari sisi distribusi, Pertamina akan menyiagakan 3.094 agen LPG PSO dan NPSO serta 31.612 pangkalan LPG PSO di seluruh Indonesia. “Kita juga akan menyiagakan 49 SPPBE Kantong di Pulau Jawa untuk memastikan kelancaran suplai LPG selama arus mudik,” ujar Basuki Trikora.

Satgas BBM

Pertamina juga telah mempersiapkan diri menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) BBM & LPG Idul Fitri 2018. Satgas BBM ini bertugas mengawal ketersediaan dan kelancaran distribusi ke seluruh wilayah NKRI serta melayani kebutuhan BBM & LPG bagi masyarakat khususnya pemudik selama Puasa dan Idul Fitri 2018.

Menurut Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina, Gandhi Sriwidodo, Pertamina akan memperpanjang masa pengamanan BBM dari H minus 3 minggu hingga H plus 3 minggu Lebaran. Kondisi ini lebih lama dibandingkan masa Lebaran tahun sebelumnya yang dilakukan dari H minus 2 minggu Lebaran hingga H plus 2 minggu Lebaran.

Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina, Ghandi Sriwidodo. (Petrominer/Fachry Latief)

 

“Mudik Lebaran ini akan meningkat dari tahun sebelumnya, seiring dengan selesainya jalan tol. Ini akan berdampak pada peningkatan jumlah pemudik yang akan memanfaatkan jalan tersebut,” kata Gandhi.

 

 

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, menjelaskan bahwa Pertamina sudah melakukan evaluasi adanya peningkatan konsumsi BBM dan LPG, serta memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat selama puasa, arus mudik maupun arus balik.

“Menghadapi puasa dan Idul Fitri 2018 melakukan langkah persiapan dimulai dari penyediaan stok BBM. Sementara nanti pada saat jelang arus mudik balik akan dilakukan penambahan armada mobil tangki beserta awaknya, membuat kantong BBM di SPBU sebagai BBM cadangan, menyiapkan BBM kemasan serta SPPBE Kantong,” ujar Adiatma.

Sebagaimana tahun sebelumnya, untuk melayani pemudik, Pertamina juga telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi kelancaran pasokan BBM, antara lain membangun KiosK/Serambi PX, Mobil Dispenser Unit, BBM Kemasan di SPBU serta Motor/Mobil Pengantar Kemasan BBM. Layanan khusus ini akan disediakan di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa baik jalan tol maupun non tol serta jalur Sumatera.

“Semua layanan ini sebagai komitmen Pertamina untuk memberikan kemudahan dan menambah kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan mudik, sehingga tidak khawatir kehabisan BBM di tengah perjalanan,” ujar Adiatma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *