Tasikmalaya, Petrominer – Inilah wujud sinergi yang sesungguhnya di antara dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) memberi kemudahan akses untuk mendapatkan energy bagi masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang tinggal di pedalaman.
Realisasi sinergi kedua BUMN tersebut adalah upaya mendorong peningkatan rasio elektrifikasi dan perbaikan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Bantuan berupa penyambungan listrik gratis pun diberikan kepada 400 Kepala Keluarga (KK) di kecamatan Rajapolah, Kecamatan Singaparna dan Kecamatan Karangnunggal. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program CSR Pertamina untuk membantu elektrifikasi bagi 5.000 keluarga tidak mampu di Tasikmalaya.
Tersambungnya 400 sambungan listrik gratis tersebut ditinjau langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Kamis (12/7). Secara simbolik, Rini melakukan penyalaan listrik di salah satu rumah warga.
Dalam kesempatan itu, Rini berkesempatan menyapa warga Desa Cikupa, Kecamatan Karangnunggal, yang mendapat bantuan penyambungan listrik gratis. Itu dilakukan untuk memastikan warga tersebut bisa menikmati listrik untuk pemenuhan kebutuhan dasar bagi penerangan maupun penggunaan alat-alat elektronik di rumahnya.
“Saya mendengar bahwa ada warga yang berlistrik tapi itu diambil dari rumah yang sudah berlistrik (Levering). Dengan bantuan sambungan listrik melalui Sinergi BUMN kepada masyarakat, warga sepenuhnya akan menikmati listrik langsung dari PLN. Ini tentunya sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan aakses listrik secara penuh dan menopang kegiatan ekonomi rumah tangganya,” ungkapnya.
Rini juga terus mendorong BUMN-BUMN untuk meningkatkan kepeduliannya bagi perbaikan elektrifikasi melalui sebuah sinergi dan saling bahu membahu. Selain wilayah Kabupaten Tasikmalaya, sinergi BUMN mendorong elektrifikasi rumah tanga kurang mampu juga dilakukan di wilayah-wilayah lain di Provinsi Jawa Barat seperti di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Garut dan Kabupaten Sukabumi.
Kunjungan Menteri BUMN ke Tasikmalaya ini, yang didampingi Plt Dirut Pertamina Nicke Widyawatidan Dirut PLN Sofyan Basyir, untuk memastikan keseluruhan pelaksanaan program penyambungan listrik melalui Sinergi BUMN kepada 40.000 masyarakat atau rumah tangga tidak mampu di Provinsi Jawa Barat dan Banten.
Untuk tahap pertama, bantuan dari BUMN untuk sambungan listrik ini menyasar 40 ribu KK yang berada di Jabar dan Banten. Sebanyak 8.000 KK berada di Kabupaten Cianjur, 9.400 KK di Kabupaten Garut, 3.000 KK di Kabupaten Pangandaran, 7.000 KK di Kabupaten Sukabumi, 10.000 KK di Kabupaten Tasikmalaya, dan 2.600 KK di Kabupaten Serang, Banten.
“Ini merupakan kepedulian BUMN bagi masyarakat terutama masyarakat kurang mampu sehingga bisa menikmati listrik yang pada akhirnya juga bisa mendorong perbaikan taraf hidupnya.Terima kasih kepada PLN dan Pertamina yang sudah membantu masyarakat di wilayah Tasikmalaya. Saya terus mendorong sinergi seperti ini terus berlanjut di wilayah-wilayah lain dan semakin banyak BUMN yang terlibat,” katanya.
Sementara itu, Sofyan Basyir mengungkapkan bahwa masyarakat kurang mampu yang mendapat bantuan program sambung listrik gratis ini akan mendapatkan sambungan listrik PLN daya 450 Volt Ampere (VA) dengan tarif bersubsidi dan sistem layanan prabayar. Jumlah masyarakat kurang mampu yang perlu mendapatkan bantuan tersebut ditetapkan berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)
PLN mencatat, saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Barat tercatat di level 96,51 persen dengan jumlah KK yang belum terlistriki tercatat sebanyak 316.947 KK. Sementara untuk Kabupaten Tasikmalaya sendiri, rasio elektrifikasi tercatat di level 92 persen dengan jumlah KK yang belum terlistriki tercatat sebanyak 28.977 KK.









Tinggalkan Balasan