Pertamina Patra Niaga Siapkan Infrastruktur untuk Salurkan SAF

0
186
Pertamina Patra Niaga sudah menerima stock SAF di Soekarno Hatta Aviation Fuel Terminal & Hydrant Installations .

Jakarta, Petrominer – Pertamina Patra Niaga sudah mempersiapkan sarana dan fasilitas (sarfas) serta kompetensi tim dalam menyalurkan Sustainable Aviation Fuel (SAF). Hal ini dilakukan menyusul keberhasilan uji ground test dan uji terbang pertama SAF, sebagai inovasi bahan bakar aviasi yang lebih baik bagi industri penerbangan.

Setelah lolos uji statis, uji ground test dan uji terbang SAF telah dilaksanakan, Rabu (4/10), pada pesawat komersial berjenis Boeing 737-800 NG dengan nomor registrasi PK-GFX. Uji pada pesawat komersial milik maskapai Garuda Indonesia ini menunjukkan hasil yang positif.

Mempersiapkan diri sebagai penyuplai SAF, Pertamina Patra Niaga juga turut andil dalam keberhasilan uji ground test dan uji terbang tersebut. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini menyuplai 11.203 Liter SAF dalam uji tersebut.

“Pertamina Patra Niaga bertanggung jawab mempersiapkan sarfas dan kompetensi tim dalam menyalurkan SAF. Saat ini, Pertamina Patra Niaga sudah menerima stok SAF di Soekarno Hatta Aviation Fuel Terminal & Hydrant Installation (SHAFTHI) dan menjaga agar kualitas SAF tersebut selalu on spek untuk digunakan dalam seluruh rangkaian tes,” jelas Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, Jum’at (13/10).

Riva menjelaskan, tim Peneliti PT LAPI ITB menyatakan dari hasil uji ground test dan uji terbang SAF hasilnya positif. Respon pesawat baik dan tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara bahan bakar aviasi Jet-A1.

“Sejak uji statis, lalu saat ini uji ground test dan uji terbang, hasil uji SAF yang disuplai dari stok Pertamina Patra Niaga menunjukkan hasil yang positif. Harapannya, bisa dilanjutkan pengembangannya bersama seluruh pihak terlibat untuk digunakan dalam penerbangan komersial. Nantinya SAF akan dipasarkan melalui PT Pertamina Patra Niaga untuk industri aviasi Indonesia,” paparnya.

SAF merupakan bahan bakar bauran energi terbarukan dengan keunggulan salah satunya adalah lebih rendah emisi dan ramah terhadap lingkungan. Pertamina Patra Niaga terus mempersiapkan diri agar penyaluran SAF bisa berjalan dengan baik, mengingat penggunaan SAF sudah masuk dalam agenda transisi energi di dunia, bahkan telah digunakan di beberapa bandara oleh maskapai penerbangan.

“Kesiapan menyalurkan SAF menjadi langkah Pertamina Patra Niaga menyediakan bahan bakar aviasi yang lebih baik bagi kebutuhan industri penerbangan di Indonesia. Ini juga akan menjadi langkah Pertamina grup menjalankan program transisi energi sekaligus untuk mencapai target Net Zero Emission 2060,” ujar Riva.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here