Pengiriman perdana produk SF-04 ke konsumen di Jawa Timur, Jum'at (9/9).

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina (Persero), melalui Subholding Commercial and Trading PT Pertamina Patra Niaga – Corporate Sales Regional Jawa Bagian Barat, telah berhasil melakukan penyaluran perdana produk Smooth Fluid (SF-04) ke konsumen. Produk SF-04 dikirim ke Halliburton Indonesia, selaku Mud Services yang beroperasi di KKKS Petronas Lamongan Shore Base.

Region Manager Corporate Sales Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Jeffri Afandi, menyebutkan produk SF 04 sebanyak 200 barel telah dikirimkan ke Petronas Lamongan Shore base, Jawa Timur, dari Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah.

“Penjualan produk Smooth Fluid ini membuktikan bahwa produk Pertamina dengan segala keunggulannya dapat diandalkan untuk dapat bersaing dengan produk kompetitor (eks impor) dan diharapkan dapat segera diaplikasikan keseluruh KKKS yang beroperasi di wilayah nusantara,” ungkap Jeffri, Selasa (20/9).

Dalam kesempatan itu, dia juga menegaskan bahwa pihaknya membutuhkan support dari PT Kilang Pertamina Internasional agar kapasitas produksi Smooth Fluid ini dapat ditingkatkan. Dengan begitu, Pertamina bisa menjamin security of supply dalam melakukan pemasaran ke pasar Domestik ataupun Internasional.

Pertamina Patra niaga berkomitmen untuk meningkatkan layanan dengan penjualan produk-produk ramah lingkungan. Selain itu, produk SF-04 juga menghasilkan efisiensi eksplorasi dan mendukung program Pemerintah untuk menggunakan produk dalam negeri di wilayah eksplorasi migas di Indonesia.

Secara terpisah, Area Manager Communication & CSR Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga, Eko Kristiawan, menjelaskan bahwa Smooth Fluid adalah cairan fluida yang digunakan dalam kegiatan pengeboran.

“Terbuat dari fraksi minyak, Smooth Fluid Pertamina memiliki beberapa keunggulan antara lain merupakan produk non-korosif dan compatible dengan peralatan pengeboran seperti gasket dan seal, mempunyai kestabilan yang baik dan tidak mudah teroksidasi dalam berbagai kondisi operasi (termasuk offshore dan HPHT) serta mempunyai kestabilan yang baik untuk penyimpanan jangka Panjang dan ramah lingkungan dengan beberapa indicator pengujian seperti Toxicity Test, Biodegradabiity, Skin Irritattion, Eye Irritation dan BTX Content,” ujar Eko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here