Area pemrosesan gas di wilayah kerja Mahakam, Kalimantan Timur.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali mencatatkan kinerja positif. Sepanjang tahun 2020, PHI berhasil merealisasikan produksi minyak sebesar 51,9 ribu barrels oil per day (MBOPD) dan produksi gas sebesar 728 juta standard cubic feet per day ((MMSCFD).

PHI merupakan anak perusahaan Pertamina yang mengelola operasi dan produksi hulu minyak dan gas bumi, baik onshore maupun offshore, di wilayah Kalimantan dan sekitarnya.

Selain itu, PHI juga agresif melaksanakan pemboran sebanyak 119 pemboran eksploitasi, 1 pemboran eksplorasi, 289 kegiatan workover dan 7.240 kegiatan well service. Untuk realisasi Tingkat Kinerja Keuangan Perusahaan, PHI masuk dalam kategori Sehat A.

Demikian disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PHI, Jum’at (4/6). Hadir dalam RUPS, Pemegang Saham PT Pertamina (Persero) yang diwakili oleh Budiman Parhusip selaku Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi, Khurunnihayah selaku Direktur Utama PT Pertamina Pedeve Indonesia, Komisaris Utama PHI Adriansyah beserta Dewan Komisaris dan Direktur Utama PHI Chalid Said Salim.

Alhamdulillah, walaupun tahun 2020 merupakan tahun yang menantang di mana harga minyak yang sangat dinamis serta adanya pandemi Covid-19, kami berhasil melewati tahun 2020 dengan menorehkan kinerja yang membanggakan. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh keluarga besar PHI dan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Chalid.

Sepanjang tahun 2020, realisasi KPI PHI telah melampaui target dengan skor final mencapai 101,72 persen. PHI juga berhasil meraih berbagai macam penghargaan antara lain Penghargaan Patra Adikriya Bhumi, Sertifikasi ISO 370001, Indonesia CSR Awards, 10 PROPER Hijau, dan lain sebagainya.

Sebagai perusahaan yang mempunyai misi untuk menjalankan bisnis dengan menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, PHI juga menjalankan berbagai macam program tanggung jawab sosial dan lingkungan Corporate Social Responsibility (CSR). PHI menempatkan CSR sebagai komitmen untuk mengelola dampak dari kegiatan operasional Perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat serta inisiatif Perusahaan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat di sekitar area operasi yang dilaksanakan secara transparan dan beretika.

Terdapat beberapa pilar yang menjadi landasan untuk menjalankan program CSR, yaitu pendidikan; ekonomi; kesehatan; infrastruktur; lingkungan; dan studi & bencana. Selama masa pandemi virus Covid-19, PHI turut mengambil peran dalam memutus mata rantai penyebaran virus dengan membentuk Satgas Covid-19 serta berkontribusi langsung kepada masyarakat dan lingkungan sekitar dengan memberikan bantuan peralatan kebersihan ataupun peralatan medis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here