Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) terus berupaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam kegiatan pengeboran. Salah satunya melalui penerapan teknologi canggih.
Dalam implementasinya, Pertamina Drilling menggandeng PT NPS Energy Indonesia, subsidiary of NESR, untuk bersama-sama menggarap inovasi teknologi dan mengembangkan Extended Reach Reservoir Access (ERRA). Sebuah Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) telah ditandangani kedua pihak di kantor Pertamina Drilling, Rabu (30/4).
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan kerja sama ini merupakan wujud nyata dukungan sektor hulu migas terhadap program ketahanan energi nasional. MoU tersebut menjadi bentuk kolaborasi strategis dalam rangka mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas kegiatan pengeboran migas nasional melalui penerapan teknologi canggih.
“Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kontribusi strategis dalam mewujudkan ketahanan energi negeri sekaligus mendorong pertumbuhan industri energi dalam negeri,” ujar Avep.
Berdasarkan MoU tersebut, kedua perusahaan akan segera memulai perencanaan teknis, studi kelayakan, serta tahap-tahap awal implementasi teknologi ERRA di lapangan. ERRA merupakan teknologi pengeboran yang memungkinkan akses ke reservoir migas yang lebih jauh dan sulit dijangkau dengan metode konvensional. Inovasi ini diharapkan dapat membuka potensi baru dalam peningkatan produksi dan penambahan cadangan migas nasional.









Tinggalkan Balasan