
Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Gas (Pertagas) menyalurkan bantuan senilai Rp 55,7 juta untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut terdiri atas 120 paket bahan pangan dan hygiene kit serta uang tunai.
Corporate Secretary Pertagas Sulthani Adil Mangatur mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui Drop Point Pertamina Group di Koramil 03/Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, pada 27 Agustus 2026 lalu. Sebanyak 60 paket berisi kebutuhan pangan, sedangkan 60 paket lainnya merupakan hygiene kit untuk mendukung kebutuhan kebersihan masyarakat pascabencana.
“Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggap Kebencanaan dan Bantuan Sosial Kemasyarakatan yang dijalankan Pertagas sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur,” ujar Sulthani, Kamis (10/9).
Paket bahan pangan antara lain terdiri atas beras, minyak goreng, gula, teh, mi, tepung terigu, kopi, telur, dan kecap. Sementara hygiene kit mencakup sabun mandi, sampo, sikat gigi, sabun cuci pakaian, dan sabun pencuci piring.
Pertagas akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi di lapangan untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan juga dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut ditujukan agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Selain menjalankan program sosial dan tanggap bencana, Pertagas terus menjaga keandalan infrastruktur energi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan yang memiliki risiko bencana. Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap keberlangsungan pasokan energi dan ketahanan energi nasional.









Tinggalkan Balasan