Siak, Petrominer – PT Pertamina Gas (Pertagas), selaku afiliasi dari subholing gas PT PGN Tbk dan PT Pertamina (Persero), melakukan uji coba penyaluran gas perdana ke pipa distribusi untuk Badan Operasional Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako. Pipa gas ini direncanakan memasok kebutuhan total BOB Siak Pusako hingga 6,5 juta standar kaki kubik per hari (MMscd).
Corporate Secretary Pertagas, Fitri Erika, menjelaskan bahwa tahapan uji coba pasokan perdana ini dilakukan setelah konstruksi pipa diselesaikan. Sebelumnya, PHE Jambi Merang (bagian dari subholding hulu Pertamina dan selaku produsen gas) bersama Pertagas telah menyampaikan nominasi gas kepada Transportasi Gas Indonesia (TGI – afiliasi subholding gas), sesuai perjanjian transportasi gas antara Pertagas dan TGI.
“Selain meningkatkan serapan gas PHE Jambi Merang, diselesaikannya proyek ini juga menjadi bentuk sinergi subholding gas untuk meningkatkan utilisasi infrastruktur eksisting TGI,” ujar Fitri, Senin (24/8).
Menurutnya, pembangunan pipa gas distribusi BOB Siak Pusako tersebut memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan pasokan gas untuk pembangkit listrik BOB Siak Pusako. Dengan dialirkannya gas ke BOB Siak Pusako, diharapkan masalah defisit pasokan gas dan upaya menjaga ketahanan energi khususnya di Riau bisa teratasi.
Penyelesaian pembangunan pipa gas distribusi BOB Siak Pusako ini menambah daftar proyek Pertagas yang rampung dan sekaligus juga beroperasi tahun ini. Sebelumnya pada Juli 2020 lalu, Pertagas juga telah melakukan uji coba gas in di proyek pipa gas Gresik-Semarang.
Erika menegaskan, keberhasilan pembangunan pipa gas di tengah pandemi Covid-19 ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pertagas mampu menerapkan project management yang baik di tengah-tengah kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sempat diterapkan di beberapa daerah, termasuk di Provinsi Riau. Tahapan Engineering Procurement Constructon (EPC) proyek pipa gas ini dimulai sejak Oktober 2019 lalu.
“Alhamdulillah, berkat dukungan subholding gas, proyek bisa diselesaikan sesuai dengan time schedule dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat,” tegasnya.
Selain itu, penyelesaian pembangunan pipa gas dengan panjang total 68 km ini menjadi komitmen Pertagas dalam rangka ikut mewujudkan upaya subholding gas mengembangkan infrastruktur pipa gas yang ada di Indonesia saat ini. Ruas pipa distribusi baru ini diharapkan semakin memperkuat infrastruktur gas di wilayah Provinsi Riau.
“Ke depannya, selain untuk menyalurkan gas ke BOB Siak Pusako, pipa gas distribusi tersebut juga akan mampu memenuhi kebutuhan penggunaan gas di kawasan industri baru, khususnya di wilayah Siak,” ujar Fitri.








Tinggalkan Balasan