
Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) memperkuat layanan digital kendaraan listrik melalui fitur AntreEV pada aplikasi PLN Mobile. Fitur ini memungkinkan pengguna mengecek antrean SPKLU sebelum datang, sekaligus memantau posisi dan estimasi waktu tunggu secara langsung.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan pengembangan AntreEV merupakan bagian dari upaya PLN menyesuaikan layanan dengan pertumbuhan pengguna kendaraan listrik.
“PLN tidak hanya menambah infrastruktur, tetapi juga menghadirkan layanan digital yang membantu pelanggan mendapatkan kepastian saat akan mengisi daya,” ujar Gregorius, Rabu (9/9).
Melalui AntreEV, pelanggan dapat melihat kondisi antrean SPKLU dan menentukan lokasi pengisian yang sesuai. Setelah tiba di lokasi, pelanggan cukup memindai QR Code pada mesin SPKLU untuk mengambil nomor antrean, kemudian memantau posisi serta estimasi waktu tunggu melalui PLN Mobile.
Saat giliran tiba, pelanggan akan menerima notifikasi dan wajib melakukan konfirmasi maksimal dua menit. Jika konfirmasi tidak dilakukan dalam batas waktu tersebut, antrean akan dibatalkan.
Setelah konfirmasi berhasil, pelanggan dapat melakukan pengisian daya kendaraan listrik. PLN mengimbau pengguna segera memindahkan kendaraan setelah pengisian selesai agar fasilitas SPKLU dapat digunakan pengguna berikutnya.
Cara Gunakan AntreEV
Penggunaan fitur AntreEV dimulai dengan membuka aplikasi PLN Mobile dan memilih menu Electric Vehicle. Pelanggan kemudian dapat mencari SPKLU, melihat kondisi antrean, dan memilih lokasi yang dituju.

Setibanya di SPKLU, pelanggan melakukan pemindaian QR Code pada mesin untuk mendapatkan nomor antrean. Posisi antrean dan estimasi waktu tunggu selanjutnya dapat dipantau melalui aplikasi hingga tiba giliran pengisian.
PLN juga mengingatkan pengguna untuk menjaga ketertiban dengan mengikuti urutan antrean, memarkir kendaraan sesuai area yang tersedia, serta tidak menggunakan fasilitas SPKLU melebihi kebutuhan.
“Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban di SPKLU. Dengan begitu, fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan setiap pengguna bisa mendapatkan pengalaman pengisian daya yang nyaman,” kata Gregorius.









Tinggalkan Balasan