Bekasi, Petrominer — Schneider Electric mulai melakukan pengiriman Power Transformer 60 MVA – 150/20kV yang diproduksi di pabrik Schneider Electric Indonesia di Cibitung, Bekasi Jawa Barat. Pengiriman power transformer atau yang dikenal sebagai trafo ini merupakan wujud nyata dukungan Schneider Electric Indonesia dalam mensukseskan proyek pembangkit listrik 35.000 MW.
“Pengiriman pertama trafo 60 MVA – 150/20kV hari ini menjadi bukti nyata komitmen kami sebagai mitra terpercaya pemerintah dalam mendukung berjalannya proyek pembangkit listrik 35.000 MW,” ujar Country President Schneider Electric Indonesia, Riyanto Mashan, usai melepas pengiriman perdana trafo dari pabrik di Cibitung, Kamis siang (26/5).
Riyanto memaparkan, sebagai perusahaan yang telah hadir selama lebih dari 40 tahun di Indonesia, pihaknya selalu berusaha menyediakan solusi-solusi berkualitas untuk mendukung pertumbuhan sistem kelistrikan di Indonesia. Salah satu komponen yang cukup penting adalah trafo yang berfungsi untuk mengatur besaran kapasitas arus listrik sehingga energi listrik bisa tersalurkan sesuai kebutuhan dan termanfaatkan dengan optimal. Khusus untuk proyek 35.000 MW, dibutuhkan 2.600 set trafo untuk 1.382 unit gardu induk di seluruh Indonesia.
Saat ini, menurutnya, persaingan antar pabrik trafo semakin ketat. Oleh karena itu, Schneider Electric harus memberikan nilai tambah bagi konsumen untuk dapat menjaga daya saing.
“Dalam proses desain dan perakitan trafo ini, kami mengandalkan tenaga ahli Indonesia serta mengedepankan konten lokal. Hal ini merupakan kontribusi kami dalam meningkatkan kemandirian produksi dalam negeri dan memajukan perekonomian Indonesia. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda-beda, kami juga menawarkan trafo dalam berbagai kapasitas,” ungkap Riyanto.
Pengiriman perdana Trafo 60 MVA – 150/20kV ditujukan ke Gardu Induk PLN di Manyar, Jawa Timur. Selain itu, beberapa produk yang sama juga sedang dipersiapkan untuk kebutuhan PLN di wilayah-wilayah Indonesia lainnya.
“Pengiriman pertama trafo 60 MVA – 150/20kV hanyalah langkah awal. Sesuai dengan kerja sama kami dengan PLN melalui PLN Open Book Project, berikutnya kami akan mengirimkan 33 unit trafo ke berbagai wilayah di Indonesia secara bertahap sepanjang tahun 2016 hingga kuartal pertama 2017,” ujar Plant Director Pabrik Transformer Schneider Electric Indonesia Cibitung, Surya Fitri.
Pabrik transformer Schneider di Cibitung didirikan di atas lahan seluas 33.000 meter persegi dan telah beroperasi sejak tahun 2013. Pabrik ini memproduksi Distribution Transformer dan Power Transformer yang digunakan oleh PLN dan sektor-sektor lain seperti pertambangan, minyak dan gas, data center, manufacturing, transportasi seperti kereta api, bangunan komersial maupun residensial, dan lain sebagainya.








Tinggalkan Balasan