
Jakarta, Petrominer – Para Pemegang Saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) menyetujui rencana aksi korporasi penambanhan modal melalui mekanime rights issue. Tambahan modal ini diambil untuk mengoptimalkan infrastruktur dan peningkatan kinerja.
Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) RMKO yang digelar, Rabu (8/4). Rapat pemegang saham pada awal kuartal kedua tahun 2026 ini menandai langkah strategis dan komitmen manajemen untuk mengakselerasi pertumbuhan dan peningkatan efisiensi operasional perusahaan kedepannya.
Dalam rapat yang berlangsung interaktif tersebut, para pemegang saham menyetujui dilakukannya aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). RMKO berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 512 juta saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp 100.
Jumlah ini mewakili sebanyak-banyaknya 29,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD, yang seluruhnya akan disetorkan secara tunai. Seluruh dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja RMKO, yang bergerak di bidang jasa pertambangan dengan infrastruktur terintegrasi, penyewaan alat berat, dan konstruksi.
Menurut Komisaris Independen RMKO, Rokhmad Sunanto, rencana aksi korporasi ini akan secara signifikan memperkuat struktur permodalan, mendukung kebutuhan modal kerja, serta pengembangan usaha.
Direktur Utama RMKO, William Saputra, menambahkan bahwa aksi korporasi ini bakal mendukung RMKO menggarap klien-klien baru, khususnya pada area bisnis di hulu, yaitu pertambang, hauling road, dan stasiun muat. Tidak hanya itu, langkah ini juga akan memperkuat struktur permodalan sehingga memberi dampak positif terhadap kondisi keuangan.
Lebih lanjut, William berharap langkah ini dapat memaksimalkan potensi infrastruktur yang telah terintegrasi dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan, khususnya di segmen jasa pertambangan dan sewa, serta memperkuat struktur permodalan dan keuangan RMKO.







