Kebakaran yang terjadi di Gedung 1 kantor PLN Area Tanjung Priok, Minggu malam, sudah berhasil ditangani oleh petugas sekuriti dan pemadam kebakaran (Damkar), Senin dinihari (15/1) pukul 01.30 WIB.

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) memindahkan kantor PLN Area Tanjung Priok yang gedungnya terbakar Minggu malam. Pelayananan pelanggan PLN Area Tanjung Priok untuk sementara dipindah ke eks kantor PLN Area Prima Jakarta Utara di Jl, Yos Sudarso No. 30, Sunter, Jakarta Utara.

“Pelayanan pelanggan kami pindahkan sementara ke eks kantor PLN Area Prima Jakarta Utara yang berjarak hanya 1 km dari kantor yang terbakar semalam,” ujar Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Disjaya, Aries Dwianto, Senin (15/1).

Sementara Posko Pelayanan Teknik (Yantek) Tanjung Priok dipindahkan ke Kelapa Gading.

Sampai pagi tadi, jelas Aries, petugas Kepolisian memasang garis polisi untuk melakukan pengamanan dan memudahkan melakukan uji forensik di lokasi. Kebakaran yang terjadi di Gedung 1 kantor PLN Area Tanjung Priok sudah berhasil ditangani oleh petugas sekuriti dan pemadam kebakaran (Damkar), Senin dinihari (15/1) pukul 01.30 WIB.

“Hingga saat ini kami dan pihak kepolisian sedang menelusuri penyebabnya, karena tadi malam kami fokus ke penanganan pemadaman kebakaran dan pengamanan jaringan listrik agak tidak menyebar tempat lain, dan yang terpenting tidak ada korban jiwa,” paparnya.

Aries juga menjelaskan, berdasarkan keterangan petugas sekuriti yang memberikan keterangan di kepolisian, api memang sudah menjalar saat ditemukan dan penyebabnya masih belum diketahui.

Kejadian bermula sekitar pukul 22.30 WIB (Minggu malam), saat itu petugas sekuriti yang piket melihat kepulan api di salah satu ruangan. Petugas sekuriti tersebut berusaha memadamkan api tetapi api dengan cepat menyebar karena banyak berkas-berkas, kabel komputer dan sebuah kulkas di sekitar sumber kebakaran. Hal ini pula yang mungkin memicu alarm peringatan kebakaran berbunyi dan api semakin menyebar ke lantai dua.

Selain berupaya memadamkan api yang terus membesar, para petugas PLN dan sekuriti yang sedang piket dengan sigap mengamankan jaringan listrik terlebih dahulu agar tidak menimbulkan bahaya yang lebih besar.

Komandan petugas sekuriti memanggil seluruh anggota sekuriti yang piket kemudian menghubungi petugas Damkar. Sekitar pukul 23.15 WIB, dua unit Damkar mulai berusaha memadamkan api, disusul kemudian tambahan tiga unit lagi.

Kurang lebih pukul 00.00 WIB api mulai bisa dipadamkan secara bertahap, hingga akhirnya pukul 01.30 WIB seluruh api berhasil dipadamkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here