Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Dr Rudolf Rauch (GIZ), Dr. Ir. Rachmad Imbang Tritjahjono, MT (PNB) dan Ir. Made Mudhina, MT (Polban) serta disaksikan oleh Ir. Farida Zed, M.E (Direktur Konservasi Energi), Selasa (9/8).

Jakarta, Petrominer — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggandeng dua politeknik negeri untuk mengadakan pelatihan teknis hidrokarbon selama dua tahun mendatang. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan aksi mitigasi yang layak secara nasional untuk sistem refrigerasi dan pendingin ruangan (Refrigeration and Air Conditioning) di sektor industri dan komersial.

Pelatihan teknis hidrokarbon yang didukung oleh Politeknik Negeri Bandung (Polban) dan Politeknik Negeri Bali (PNB) ini dilakukan dalam rangka berkontribusi pada upaya mencapai target pengurangan gas rumah kaca Indonesia.

Dalam framework kerjasama bilateral Indonesia dan Jerman, GIZ atas nama Kementerian Federal Jerman untuk Lingkungan, Konservasi Alam, Bangunan dan Keamanan Nuklir (BMUB), mendukung inisiatif beserta implementasi pelatihan ini. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Dr Rudolf Rauch (GIZ), Dr. Ir. Rachmad Imbang Tritjahjono, MT (PNB) dan Ir. Made Mudhina, MT (Polban) serta disaksikan oleh Ir. Farida Zed, M.E (Direktur Konservasi Energi).

Direktur Konservasi Energi, DJEBTKE, KESDM, Farida, menjelaskan, upaya berkelanjutan pada sistem refrigerasi dan pendingin ruangan (RAC) harus didukung dengan pengetahuan ilmiah dan pengalaman teknis yang sesuai.

“Kerjasama pelatihan teknis ini telah mendukung dan mempromosikan pengenalan sistem yang hemat energi dan dioperasikan dengan menggunakan refrigeran alami seperti hidrokarbon,” ujar Farida usai menandatangani kesepakatan itu, Selasa (9/8).

Peningkatan kemampuan dalam instalasi dan operator ini akan berdampak terciptanya pelatih dan teknisi bersertifikasi yang mampu melakukan instalasi dan operasi alat pendingin yang menggunakan refrigeran hidrokarbon sesuai dengan standar keselamatan yang lebih baik. Di sisi lain, penggunaan refrigeran alami seperti hidrokarbon mempengaruhi tumbuhnya praktek dan produk ramah lingkungan di sektor-sektor lain.

Melalui kerjasama internasional dengan Jerman ini, dua unit pendingin hidrokarbon buatan lokal telah dihibahkan kepada Polban dan PNB untuk digunakan sebagai pendukung pelatihan dan alat uji kompetensi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here