, , ,

Pekerja PHSS “Ngajar” di SMK

Posted by

Kutai Kartanegara, Petrominer – PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menyelenggarakan Program  Guru Tamu bagi dua sekolah menengah kejuruan, yakni SMK Negeri 1 Muara Badak dan SMK Negeri 1 Marangkayu, di Kabupaten Kutai Kartanegara. Program ini merupakan wujud komitmen PHSS untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi bagi generasi muda di sekitar wilayah operasi di Kalimantan Timur. 

Head of Communication, Relations & CID Zona 9, Elis Fauziyah, mengungkapkan Program Guru Tamu ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan untuk menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan, khususnya mendukung pengembangan kapasitas masyarakat melalui bidang pendidikan. Di program ini, para pekerja profesional PHSS hadir sebagai narasumber atau guru tamu (ngajar)  membagikan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang bermanfaat bagi 190 siswa.

”Kami meyakini pendidikan sebagai salah satu fondasi utama untuk membangun masyarakat yang mandiri dan berwawasan luas, serta masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” jelas Elis dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Rabu (24/9).

Kegiatan pertama berlangsung di SMK Negeri 1 Muara Badak, Selasa (2/9). Diikuti sekitar 100 siswa kelas XI. Tema yang diusung adalah “Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH).”

Di sesi ini, PHSS menghadirkan ahli dari tim Safety Assurance, Euis Susilawati, yang menyampaikan materi tentang keselamatan kerja secara umum. Pemaparan berikutnya disampaikan oleh Superintendent HSSE, Amir Basyaroh, yang menjelaskan tentang penerapan K3LH di dunia industri dan tip memasuki dunia kerja.

Pelaksanaan Program Guru Tamu berikutnya berlokasi di SMK Negeri 1 Marangkayu, Kamis (11/9), dengan mengusung tema “Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat.” Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 90 siswa kelas X dan XI Jurusan Teknik Alat Berat.

Materi utama disampaikan oleh Syafran Mawardi selaku Supervisor Mekanik PHSS. Para siswa diajak mengenal lebih jauh tentang peralatan berat yang digunakan dalam industri migas dan berdiskusi interaktif mengenai mekanisme kerja dan penerapannya di lapangan. Selain materi teknis, siswa juga mendapatkan pembekalan mengenai budaya kerja di perusahaan dan keterampilan nonteknis yang penting dalam dunia kerja, melalui sharing session bersama Aidil Aqli dari tim Communication & Relations PHSS.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dimana para siswa aktif bertanya dan berdiskusi. Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi berupa hadiah bagi peserta yang berkontribusi secara aktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *