Secara bertahap, sistem kelistrikan di daerah yang terdampak gempa tersebut sebagian sudah mulai normal kembali.

Ambon, Petrominer – Pasca gempa berkekuatan 7,4 SR yang mengguncang Maluku Utara, Kamis malam (14/11) pukul 23.17 WIB, PT PLN (Persero) memastikan kondisi kelistrikan di Provinsi Maluku Utara dalam kondisi aman dan tidak menimbulkan kerusakan.

Sedangkan di Sulawesi Utara, terjadi kerusakan pada 1 (satu) penyulang. Hal ini menyebabkan pemadaman di 3 (tiga) penyulang lainnya. Namun PLN telah berhasil menormalkan kondisi kelistrikan tersebut.

“Pasca gempa tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Unit-Unit Pelaksana yang berada di wilayah Maluku Utara guna memastikan kondisi para pegawai dan tenaga alih daya beserta keluarganya, kondisi sistem kelistrikan serta menginventarisir aset ketenagalistrikan yang ada di sana apabila mengalami kerusakan. Alhamdulillah, hingga saat ini semuanya dipastikan aman,” ujar Vice President PLN, Dwi Suryo Abdullah, Jum’at (15/11).

Sementara untuk di Sulawesi Utara, jelas Suryo, terdapat 4 penyulang yang padam. Karena terjadi kerusakan pada 1 penyulang, sehingga demi keamanan sementara kami padamkan 3 (tiga) penyulang lainnya.

“Alhamdulillah upaya perbaikan telah selesai dan normal kembali,” tegasnya.

Untuk PLN UP3 Ternate, wilayah kerjanya yang paling dekat dengan titik terjadinya gempa yaitu di Pulau Batang Dua. Kondisi kelistrikan di daerah tersebut dipastikan aman dengan daya mampu sebesar 110 kW dan beban puncak sebesar 98 kW. Sedangkan untuk sistem Ternate-Tidore sendiri juga dipastikan aman dengan daya mampu sebesar 52 MW dan beban puncak sebesar 40,8 MW.

Wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi yang paling dekat dengan titik terjadinya gempa yakni di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jailolo. Wilayah ini dipastikan aman dengan daya mampu sebesar 3,86 MW dan beban puncak sebesar 3,78 MW.

Selain itu, UP3 Tobelo yang meliputi Tobelo dan Daruba (Pulau Morotai) juga dipastikan aman. Sistem kelistrikan di Tobelo punya daya mampu sebesar 10,7 MW dan beban puncak sebesar 8 MW. Sedangkan sistem Daruba dengan daya mampu sebesar 3,4 MW dan Beban Puncak sebesar 2,1 MW.

PLN juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menghubungi Contact Center PLN 123 maupun kantor PLN terdekat apabila terdapat gangguan kelistrikan di sekitarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here