Salah satu SPBU di Mamju, Sulawesi Barat.

Mamuju, Petrominer – Paska bencana gempa di Sulawesi Barat, Pertamina terus menghimbau masyarakat untuk membeli BBM di SPBU. Apalagi, Pertamina telah memastikan bahwa seluruh SPBU di Majene dan Mamuju tetap beroperasi dan menjual BBM dengan harga resmi sesuai ketentuan.

Senior Vice President Corporate Comunication and Investor Relation, Agus Suprijanto, menegaskan selain harga resmi, pembelian BBM di SPBU lebih terjamin kualitas dan takarannya.

“Harga BBM di SPBU sesuai ketentuan. Masyarakat tidak perlu khawatir, seluruh SPBU buka dan melayani seperti biasa. Stok juga aman, bahkan Pertamina juga menyiagakan dua mobil tanki stand by berkapasitas total 32.000 liter di beberapa SPBU wilayah Majene dan Mamuju,” ungkap Agus, Senin (18/1).

Tidak hanya itu, menurutnya, Pertamina juga menyiapkan tambahan cadangan mobil tangki BBM sebanyak empat unit dengan total kapasitas 64 kilo liter yang diberangkatkan dari Kalimantan menuju Fuel Terminal Parepare. Upaya ini merupakan komitmen Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM untuk masyarakat Mamuju dan Majene Sulawesi Barat.

Dalam kesempatan itu, Agus meminta masyarakat waspada akan adanya informasi-informasi tidak benar (hoax) tentang kekosongan BBM di SPBU. Informasi tidak benar ini diduga bertujuan agar masyarakat membeli BBM di pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga resmi Pertamina di SPBU.

“Tidak benar isu yang menyatakan kekosongan BBM di SPBU. Apalagi dengan digitalisasi SPBU yang sudah berjalan, stok BBM di setiap SPBU di wilayah Mamuju dan Majene terpantau dengan baik di dashboard command centre Pertamina,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here