
Yogyakarta, Petrominer – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta memanfaatkan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mendukung kebutuhan energi dalam kegiatan operasional rumah sakit. Penggunaan gas bumi tersebut memberikan manfaat berupa efisiensi biaya sekaligus mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan.
PGN, sebagai Subholding Gas Pertamina, terus memperluas pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan. Di RSUP Dr. Sardjito, gas bumi digunakan untuk dua kebutuhan utama yang berlangsung setiap hari, yakni pengoperasian ketel uap (boiler) untuk mendukung kegiatan Central Sterile Supply Department (CSSD) atau sterilisasi dan laundry, serta kebutuhan dapur rumah sakit.
Pasokan gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito disalurkan melalui skema CNG Clustering dari fasilitas Pressure Regulating System (PRS), dengan sumber pasokan dari Semarang. Saat ini, konsumsi gas bumi rumah sakit tersebut berkisar 25.000 hingga 30.000 meter kubik per bulan.
Dari sisi biaya operasional, penggunaan gas bumi memberikan efisiensi yang cukup signifikan. Teknisi Pemeliharaan RSUP Dr. Sardjito, Arismantoro, mengatakan rata-rata penghematan biaya yang diperoleh mencapai 75% dibandingkan penggunaan energi sebelumnya.
“Selama menggunakan gas bumi, efisiensi yang kami rasakan cukup signifikan, dengan rata-rata penghematan biaya mencapai 75% dibandingkan saat menggunakan energi sebelumnya,” ujar Arismantoro, Selasa (22/9).
Selain efisiensi biaya, penggunaan gas bumi juga dinilai mendukung upaya RSUP Dr. Sardjito dalam menjalankan kegiatan operasional yang lebih ramah lingkungan. Karakteristik gas bumi yang menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan sejumlah bahan bakar fosil lainnya turut mendukung pemenuhan aspek lingkungan dan prinsip keberlanjutan di rumah sakit.
Keandalan pasokan juga menjadi faktor penting dalam penggunaan gas bumi di RSUP Dr. Sardjito. Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, berbagai kegiatan operasional rumah sakit harus berlangsung secara berkelanjutan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Untuk memastikan kebutuhan tersebut terpenuhi, PGN menjaga keandalan layanan gas bumi dengan memperhatikan karakteristik dan kebutuhan operasional RSUP Dr. Sardjito. Selain menyediakan pasokan energi, PGN juga melakukan pemeliharaan secara berkala guna memastikan fasilitas penyaluran gas bumi beroperasi secara aman dan optimal.
“PGN menjaga keandalan dan keamanan layanan gas bumi kepada pelanggan. Kami melakukan pemeliharaan secara rutin untuk memastikan sistem tetap beroperasi secara optimal serta siap merespons apabila terdapat kendala. Untuk RSUP Dr. Sardjito, kami terus menjaga agar pasokan gas bumi tersedia secara andal sesuai kebutuhan operasional rumah sakit,” ujar Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono.
Pemanfaatan gas bumi di RSUP Dr. Sardjito menjadi salah satu contoh penggunaan gas bumi untuk mendukung kebutuhan energi di sektor pelayanan kesehatan. Bagi PGN, sektor kesehatan memiliki karakteristik kebutuhan energi yang membutuhkan tingkat keandalan dan kontinuitas pasokan yang tinggi.
PGN berharap manfaat berupa efisiensi biaya, keandalan pasokan, dan dukungan terhadap aspek lingkungan yang dirasakan RSUP Dr. Sardjito dapat mendorong pemanfaatan gas bumi yang lebih luas, terutama di sektor komersial dan pelayanan publik di Yogyakarta serta wilayah sekitarnya.









Tinggalkan Balasan