Jakarta, Petrominer — Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Ditjen Migas, Kementerian ESDM, Naryanto Wagimin, meninggal dunia Selasa (10/5) pukul 10.05 WIB. Sebelumnya, almarhum sempat dirawat RS Darma Nugraha, Rawamangun, Jakarta Timur, setelah mendapat serangan stroke akhir pekan lalu.

“Innalillahi wa Innalillahi rajiun. Iya, pak Naryanto meninggal dunia pagi tadi,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Sujatmiko, ketika dikonfirmasikan mengenai berita duka tersebut, Selasa siang.

Almarhum, yang lahir di Purworejo, 20 Februari 1961, meninggalkan seorang istri yaitu Sri Wahyuni dan tiga orang anak yaitu Muhammad Faris Ghanianto, Muhammad Faisal Mazidnianto dan Muhammad Farhan Rasyidniantov.

Naryanto mengawali karir sebagai PNS di Kementerian ESDM sejak tahun 1990 dan pernah dipercaya sebagai Kepala Seksi Geologi tahun 1997 serta Kasubdit Wilayah Kerja tahun 2007. Karir Naryanto semakin cemerlang dengan dipercaya sebagai Direktur Pembinaan Usaha Migas tahun 2012, Direktur Pembinaan Program Migas tahun 2013 dan terakhir sebagai Direktur Teknik dan Lingkungan Migas sejak  tahun 2015.

Almarhum juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas Dirjen Migas pada awal Nopember 2014, menggantikan Edy Hermantoro. Setelah beberapa bulan, tugas ini kemudian diserahterimakan kepada IGN Wiratmaja Puja yang dilantik sebagai Dirjen Migas.

Pejabat yang terkenal sederhana dan ramah ini menghabiskan masa SD hingga SMA di Balikpapan. Selanjutnya, dia menempuh pendidikan Strata 1 jurusan Teknik Geologi di Universitas Gadjah Mada. Pendidikan strata 2 ditempuhnya di Universitas Indonesia dan terakhir gelar Doktor diraih almarhum dari Universitas Padjajaran tahun 2011.

Atas jasa-jasanya, Naryanto memperoleh tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun dan Satyalancana XX Tahun. Selamat jalan Pak, semoga Tuhan YME menerima amal ibadah dan mengampuni dosa-dosanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here