Mitsubishi Power Signs Contract to Build a 1,400 MW Natural Gas-fired GTCC Power Plant in Thailand.

Yokohama, Petrominer – Mitsubishi Power, Ltd., anak perusahaan Mitsubishi Heavy Industries (MHI) Group, telah menandatangani kontrak EPC (engineering, procurement and construction) pembangkit listrik berkapasitas 1.400 megawatt (MW) dengan Hin Kong Power Company Limited, independent power producer (IPP) di Thailand.

Berdasarkan kontrak tersebut, Mitsubishi Power akan menyediakan dua turbin gas M701JAC untuk fasilitas combined cycle gas turbin berbahan bakar gas alam (gas-fired turbine combined cycle/GTCC). Kontrak tersebut juga mencakup Perjanjian Layanan Jangka Panjang (LTSA) 25 tahun untuk proyek tersebut.

“Selain itu, Mitsubishi Power juga akan melakukan pemeliharaan turbin gas pembangkit listrik untuk membantu memastikan pengoperasian yang andal. Operasi komersial akan dimulai Maret 2024 dan Januari 2025,” ujar Manager Communications & Government Relations Mitsubishi Power, Shimon Ikeya, dalam siaran pers yang diterima Petrominer, Rabu (30/9).

Pembangkit listrik tersebut akan dibangun di lokasi sekitar 100 kilometer sebelah barat Bangkok. Hin Kong Power Company Limited adalah perusahaan patungan antara RATCH Group Public Company Limited dan Gulf Energy Development Public Company Limited, dua IPP utama di Thailand.

“Listrik yang dihasilkan dari pembangkit tersebut akan dijual ke Otoritas Pembangkit Listrik Thailand, dengan efisiensi tinggi dan energi bersih untuk mendukung permintaan listrik di negara tersebut,” ungkap Ikeya.

Mitsubishi Power memiliki hubungan kerjasama jangka panjang dengan RATCH Group, dalam menyediakan sistem pembangkit listrik tenaga uap dan pembangkit listrik GTCC sejak tahun 1990-an. Mitsubishi Power juga telah menerima empat pesanan dari Gulf Energy Development untuk pembangkit listrik GTCC dalam sepuluh tahun terakhir.

Termasuk proyek ini, Mitsubishi Power akan memasok total 22 turbin gas untuk proyek RATCH Group dan Gulf Energy Development, dan total kapasitas fasilitas pembangkit listrik yang disediakan oleh Mitsubishi Power melebihi 15.000 MW. Rekam jejak inilah yang mendorong hadirnya kontrak baru tersebut

Pembangkit listrik GTCC adalah pembangkit listrik alternatif yang paling bersih dan paling efisien di antara sistem yang menggunakan bahan bakar fosil. Gas buang suhu tinggi dari turbin gas akan digunakan untuk menggerakkan turbin uap untuk menghasilkan listrik. Dibandingkan pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batu bara konvensional, emisi CO2 dapat dikurangi hingga 70 persen, sehingga memberikan pengurangan tahunan sebesar 7 juta ton CO2 dari kapasitas pembangkit 1.400 MW.

Turbin gas produksi Mitsubishi Power diyakini sangat efisien dan menyediakan kapasitas tinggi yang mutakhir. Turbin gas Seri J merupakan yang paling unggul di dunia dalam efisiensi operasian, dengan turbin gas Seri JAC yang mengadopsi pendinginan udara untuk ruang bakar guna menghasilkan tingkat pengoperasian yang tinggi dengan waktu start-up lebih singkat.

Melalui solusi pembangkit listrik yang canggih melalui turbin gas Seri-J dan instalasi GTCC, Mitsubishi Power tetap fokus untuk membantu negara-negara mencapai daya yang stabil dan berkomitmen pada penggunaan sumber daya yang efisien untuk mengurangi dampak lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here