Jakarta, Petrominer – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, melakukan kunjungan ke Terminal BBM Jakarta Group di Plumpang, Jakarta Utara, Senin (23/12). Ini dilakukan untuk mengecek kesiapan PT Pertamina (Persero) dalam mendistribusikan BBM dan LPG selama memasuki periode Natal dan Tahun Baru.
Dalam kunjungan tersebut, Arifin menyampaikan bahwa Pertamina telah melakukan beragam persiapan yang cukup dan siap menyalurkan BBM & LPG. Stok yang ada saat ini sudah memenuhi persyaratan ketahanan pasokan. Untuk memastikan ketercukupan tersebut, Pertamina akan melakukan pemantauan secara intensif 24 jam untuk menditeksi adanya masalah penyaluran dan segera dapat diatasi.
“Pertamina juga sudah mengaktifkan jaringan-jaringan untuk mendukung penyaluran BBM untuk masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru,” tegas Menteri.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menjelaskan Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah untuk melayani masyarakat saat perayaan Natal dan liburan Tahun Baru 2020 dan memastikan pasokan BBM dan LPG dapat terpenuhi. Pertamina pun telah membentuk Satgas Natal dan Tahun baru 2019-2020 yang telah mulai bekerja sejak 3 Desember 2019 dan akan berakhir pada 8 Januari 2020.
“Ini 24 jam poskonya ada di seluruh kantor region Pertamina dari Sabang sampai Merauke,” ungkapnya.
Menurut Nicke, pada Natal & Tahun Baru kali ini, diprediksi akan ada peningkatan pemudik sekitar 3,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data itu, Pertamina telah mempersiapkan tambahan pasokan, masing-masing Gasoline sebesar 3,9 persen dan Gasoil 7,2 persen.
Adapun untuk ketahanan stok nasional, BBM jenis Gasoline berada pada kisaran 19 hari, Gasoil sebanyak 16 hari, sedangkan LPG sebanyak 17 hari.
“Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Polri, Jasa Marga, BPH Migas dan Pemerintah Daerah. Dengan kesiapan semuanya, semoga mudik Natal dan liburan Tahun Baru bisa berjalan aman dan lancar. Kami juga menghimbau masyarakat untuk memastikan keamanan rumah dan kendaraan saat ditinggalkan. Seperti mencabut regulator, mematikan kompor, dan mengecek keamanan kendaraan serta mengisi penuh bahan bakar kendaraan,” jelasnya.








Tinggalkan Balasan