Bogor, Petrominer – PT Medco E&P Indonesia terus mendukung upaya Pemerintah dalam menopang ketahanan energi Nasional. Untuk itu, perusahaan migas nasional ini berupaya merealisasikan proyek-proyek utamanya pada tahun 2018 di beberapa wilayah kerja migasnya.

“Kami akan terus berupaya mempertahankan tingkat produksi di semua lapangan migas kami dan menyelesaikan proyek-proyek migas lainnya,” ujar Senior Manager of Relations Medco E&P Indonesia, Drajat Iman Panjawi, dalam pertemuan dengan sejumlah media nasional di Sentul, Bogor, Minggu (2/12).

Menurut Drajat, beberapa proyek yang telah selesai pada tahun 2018 diantaranya adalah Proyek Pengembangan Lapangan Gas Blok A di Aceh. Proyek ini akan memasok gas sebesar 58 BBTUD (billion british thermal unit per day) untuk memenuhi kebutuhan industri pupuk, kelistrikan dan industri lain di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

Proyek lainnya adalah optimasi produksi minyak bumi di Lapangan Lica, Blok South Sumatra, Sumatera Selatan. Optimasi yang dilakukan di lapangan minyak ini adalah pembangunan pipa untuk mengangkut hasil minyak, yang sebelumnya diangkut menggunakan truk tanki.

Tidak hanya di daratan (onshore), paparnya, ada juga proyek eksplorasi di wilayah kerja lepas pantai (offshore), yakni Blok West Natuna ini. Di blok migas ini, yang dioperasikan oleh Medco E&P Natuna Ltd., baru saja menyelesaikan survei seismik laut 3D. Pelaksanaan studi seismik itu dilakukan di lokasi yang berada sekitar 85 km dari Pulau Bunguran dan 72 km dari Pulau Subi di wilayah Laut Natuna.

“Dalam melaksanakan proyek-proyek tersebut dan kegiatan operasi lainnya, Medco E&P selalu berkoordinasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) dan institusi terkait lainnya,” ujar Drajat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here