, ,

Listrik Handal, Geliat Pariwisata Gili Gede Meningkat

Posted by

Jakarta, Petrominer – Senyum terpancar dari wajah Abu Bakar, salah seorang warga Gili Gede yang membuka usaha penginapan. Sejak listrik masuk ke Gili Gede, usaha penginapannya semakin maju.

Menurut Abu, geliat pariwisata di Gili Gede semakin terasa sejak listrik dari PT PLN (Persero) masuk ke pulau tersebut akhir 2018 lalu. Kini, wisatawan tak hanya singgah pada siang hari, tetapi juga menikmati malam dan menginap di Gili Gede.

“Dulu wisatawan datang pagi, sore kembali ke Lombok. Alhamdulillah sekarang banyak yang menginap di sini, mungkin karena sudah nyaman. Malam juga masih ramai yang berkeliling, ada yang menikmati pantai atau sekadar makan dan minum,” tutur Abu, Selasa (28/1).

Abu memiliki total 18 kamar yang disewakan untuk penginapan. Sebelum menggunakan listrik dari PLN, dia menggunakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik di penginapannya. Dengan terbatasnya daya genset membuat dirinya kesulitan untuk menambah berbagai fasilitas.

Kini kondisinya berbeda. Setelah listrik PLN masuk, dia pun menambah berbagai fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan di penginapannya. Hasilnya, okupansi (tingkat hunian kamar) meningkat dari sebelumnya hanya di bawah 50 persen, kini selalu berada di atas 70 persen.

“Sekarang sudah ada 8 kamar standar hotel. Sudah kita kasih ac, bisa kita tambah kulkas juga. Jadi wisatawan nyaman, Biayanya juga lebih murah menggunakan listrik PLN. Dulu pakai genset bisa bayar 10 juta per bulan, sekarang pakai PLN hanya 3 sampai 5 juta. Alhamdulillah wisatawan yang menginap meningkat, biaya listrik semakin hemat,” jelasnya.

Gili Gede adalah pulau seluas 363 hektare yang terletak di perairan selatan Lombok Barat. Secara administratif Gili Gede masuk ke dalam wilayah Desa Gili Gede Indah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Pulau eksotis dengan hamparan pasir putih ini menjadi bagian dari 12 pulau atau Gili di kawasan Sekotong, Lombok Barat, yang akan dikembangkan Pemda setempat menuju destinasi wisata internasional.

Panorama di Gili Gede terlihat apik saat petang menjelang. Saat itu, beberapa wisatawan biasanya menikmati indahnya matahari terbenam di sisi barat pulau. Kemudian diikuti lampu yang menyala satu per satu.

Untuk mengalirkan listrik ke Gili Gede, PLN membangun kabel laut 20 kiloVolt sepanjang 2×2,4 kilometer sirkit (kms). Selain itu PLN juga membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 3,64 kms dan jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 6,64 kms.

Menurut Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka, PLN terus mendukung potensi pariwisata, khususnya di kawasan terpencil.

“Pariwisata Indonesia ini salah satu potensi ekonomi yang cukup besar. Kami ingin potensi-potensi ini bisa dimanfaatkan untuk mendorong meningkatnya ekonomi warga,” ucap Made.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *