Presiden Joko Widodo ketika melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nias untuk mengetahui kondisi kelistrikan di pulau itu.

Gunung Sitoli, Petrominer — Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said bersama Ketua Komisi VII DPR-RI, Gus Irawan Pasaribu dan Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN (Persero), Amir Rosidin, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nias. Kedatangan rombongan itu untuk memastikan krisis listrik yang sudah terjadi hampir 12 hari sudah dapat diselesaikan.

Dalam kesempatan itu, Menteri ESDM menyampaikan apresiasinya atas upaya berbagai pihak dalam menyelesaikan krisis listrik di Pulau Nias. Menurutnya, upaya maksimum yang dilakukan PLN dan pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan penyelesaian krisis ini.

“Terima kasih dan apresiasi atas dukungan masyarakat dan seluruh pihak terkait yang telah membantu penyelesaian krisis listrik Nias,” ujar Sudirman di sela-sela acara kunjungan paska krisis itu, Kamis (14/4).

Selanjutnya, untuk mencegah terjadinya hal serupa di daerah-daerah lain, Sudirman meminta PLN untuk mereviu seluruh kontrak penyediaan listrik yang serupa dengan di Pulau Nias dan memperkuat regionalisasi PLN, agar Direktur Regional dapat segera melakukan langkah – langkah penanganan masalah yang mendesak untuk segera diselesaikan.

Agar kebutuhan listrik di Pulau Nias dapat cukupi, Pemerintah akan memasukkan Pulau Nias dalam Program Indonesia Terang (PIT).

“Kita akan menjadikan Pulau Nias sebagai prioritas Program Indonesia Terang (PIT) dengan target peningkatan rasio elektrifikasi dari 57% di Tahun 2015 menjadi lebih dari 90% di akhir Tahun 2019,” ujar Sudirman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here