Jakarta, Petrominer – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam acara BRICS Innovation Base Industry Project Matchmaking Meeting yang diselenggarakan di Beijing, China, pada 28 Juni 2025 lalu. Kesepakatan tersebut ditandatangani bersama Xiamien ITG Group Co., Ltd. dan PT Dexin Steel Indonesia.
Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menyatakan antusiasmenya terhadap kerja sama dan kolaborasi ini. Krakatau Steel sangat terbuka terhadap kerja sama strategis berskala global baik dalam bisnis baja maupun non baja.
“Kerja sama dengan ITG ini bahkan dapat memperluas pangsa pasar baja Asia Tenggara ke pasar internasional,” ujar Akbar, Jum’at (4/7).
Krakatau Steel menjadi bagian dari delegasi Indonesia dalam event internasional tersebut. Bersama Xiamen ITG Group dan Dexin Steel Indonesia, Krakatau Steel akan menggarap produk-produk baja seperti Slab, Hot Rolled Coil, maupun potensi kerja sama lainnya.
“Secara total ada 12 proyek dengan nilai melebihi 30 miliar Yuan (US$ 4,18 miliar), di mana Krakatau Steel menjadi salah satu perusahaan Indonesia yang menandatangani nota kesepahaman dalam acara ini,” jelasnya.
Pada even ini, hadir 200 perwakilan dari negara-negara yang tergabung dalam BRICS serta mitranya yang berfokus pada pembangunan platform kerja sama inovatif, guna mengintegrasikan pencocokan proyek, pertukaran teknologi maupun kolaborasi industri.
Acara ini diadakan dalam rangka memperdalam kerja sama industri di antara negara-negara anggota BRICS. Diselenggarakan oleh BRICS Partnership on New Industry Revolution Innovation Center Innovation Base yang berpusat di Xiamen, China.
Vice President of Strategic Material & Service Procurement Krakatau Steel, Ridho Indra Permana, hadir sebagai perwakilan Krakatau Steel dalam penandatangan nota kesepahaman tersebut. Partisipasi Indonesia ini menyusul resminya Indonesia resmi menjadi anggota penuh blok ekonomi BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa) pada 6 Januari 2025.
Proyek-proyek ini merupakan proyek dengan skala investasi besar, cakupan bidang yang luas dan tingkat kerja sama tinggi. Saat seluruh proyek terealisasi, akan memberikan dorongan besar terhadap pengembangan basis inovasi BRICS.
Menurut Sekretaris Komite Partai Kota Xiamen, Cui Yonghui, acara ini telah memilih proyek-proyek industri berkualitas tinggi yang mencakup berbagai bidang utama. Mulai dari digital manufacturing, green and low-carbon development, kesehatan, serta penelitian dan inovasi ilmiah yang memiliki potensi pasar sangat besar serta menawarkan ruang yang luas untuk kerja sama.








Tinggalkan Balasan