Universitas Pertamina berkolaborasi dengan industri energi untuk ciptakan inovasi guna mendukung kegiatan usaha minyak dan gas bumi.

Jakarta, Petrominer – Universitas Pertamina kembali berkolaborasi dengan Innovation and New Venture (INV) PT Pertamina (Persero). Sinergi ini mengembangkan perangkat lunak pengolahan data seismik berbasis web dan cloud.

Dosen Teknik Geofisika Universitas Pertamina sekaligus tim riset, Agus Abdullah, menjelaskan bahwa inovasi ini berdampak pada efisiensi dan optimalisasi proses bisnis energi.

“Dengan perangkat lunak ini, pekerja tak lagi dibatasi ruang dan waktu untuk tetap produktif melakukan pekerjaan eksplorasi kapan saja dan di mana saja. Proyek kerja sama ini diharapkan bisa menjadi katalis perkembangan riset pengolahan seismik lanjut di Indonesia,” ujar Agus, Kamis (3/12).

Sementara Principal Exploration Research Upstream Research & Technology Innovation Pertamina, Tavip Setiawan, menyebutkan bahwa kolaborasi dengan Universitas Pertamina ini mampu memberikan solusi dalam menjawab tantangan-tantangan eksplorasi migas Pertamina di masa depan.

“Pertamina INV sangat mengapresiasi Universitas Pertamina sebagai kolaborator dari riset ini untuk mewujudkan sinergi antara akademik dan industri,” ungkap Tavip.

Kolaborasi penelitian dengan industri memang jadi salah satu kekuatan Universitas Pertamina dalam menjawab tantangan energi. Sehingga, link and match antara tuntutan industri dengan profil lulusan dapat terpenuhi. Hal ini juga sejalan dengan program Kampus Merdeka untuk memperkuat ekosistem pentahelix antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Riset lain yang juga menuai sukses adalah kolaborasi dengan Pertamina Hulu Sanga-Sanga. Kerjasama ini melakukan Studi Geologi dan Geofisika Fase 1: Pematangan Evaluasi G&G untuk Portofolio Sanga-Sanga.

Epo Prasetya Kusumah, Dosen Teknik Geologi sekaligus tim riset, mengatakan riset ini berhasil mengungkap konsep eksplorasi baru di daerah Kalimantan Timur. Kerjasama ini mendukung Pertamina Hulu Sanga Sanga dalam mengerucutkan dan mematangkan prospek-prospek ladang migas untuk dikembangkan.

Manfaat kolaborasi dengan industri ini juga dirasakan oleh mahasiswa-mahasiswi. Mereka bisa memperoleh pengalaman nyata dunia kerja migas ketika terlibat dalam penelitian tersebut.

Selain memberikan kesempatan untuk terjun secara langsung melalui proyek penelitian, Universitas Pertamina juga mewajibkan para mahasiswa untuk melakukan kerja praktik atau magang sebagai salah satu syarat kelulusan.

“Ini merupakan salah satu upaya kami dalam mempersiapkan para lulusan menjadi individu yang tidak hanya siap pakai, tetapi juga adaptif dan inovatif,” ungkap Rektor Universitas Pertamina, Prof. Akhmaloka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here