Jakarta, Petrominer — Kesadaran masyarkat akan pentingnya efisiensi energi diyakini semakin meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah peserta lomba penghargaan efiensi energi yang bertambah dibandingkan peserta tahun lalu.
Dalam ajang Penghargaan Efisiensi Energi Nasional Ke-5 Tahun 2016 (PEEN 2016), Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim bahwa jumlah pesertanya terus bertambah dari tahun ke tahun. Memasuki penyelenggaran tahun kelima, peserta yang ikut serta mencapai 84. Naik 40 % dibandingkan peserta tahun 2015 yang sebanyak 60.
PEEN 2016 merupakan penghargaan atas upaya-upaya penerapan efisiensi dan konservasi energi terbaik yang diberikan kepada institusi pemerintah, pemangku kepentingan di sektor bangunan serta industri. Dalam kesempatan ini, Direktur Jenderal EBTKE mewakili Menteri ESDM memberikan penghargaan kepada para pemenang, sekaligus memberikan sambutan.
“Tahun ini merupakan penyelenggaraan tahun ke-5. PEEN adalah wujud apresiasi kepada para pengguna energi, baik pemerintah maupun swasta yang telah berhasil menerapkan upaya konservasi energi. Penghargaan ini juga mendorong masyarakat untuk melakukan konservasi energi,” ujar Direktur Jenderal EBTKE, Rida Mulyana, usai menyerahkan PEEN dalam acara malam anugerah PEEN 2016, Kamis (4/8).
Tahun ini, jelas Rida, ajang ini diikuti oleh 84 peserta. Mereka terbagi atas beberapa kategori, yaitu 6 peserta kategori Bangunan Gedung Hemat Energi, 39 peserta kategori Manajemen Energi di Bangunan Gedung dan Industri, serta 39 peserta dari kategori Penghematan Energi dan Air di Pemerintah Pusat dan Daerah.
Untuk menentukan pemenang yang berkualitas, berbagai pihak berkompeten didapuk menjadi juri dalam PEEN 2016 ini, yaitu wakil dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Himpunan Ahli Konservasi Energi (HAKE), Green Building Council Indonesia (GBCI), American Society of Heating, Refrigeration, and Air Conditioning Engineers (ASHRAE), PT. Energi Manajemen Indonesia (PT.EMI), Universitas Indonesia (UI) dan wakil dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (DJEBTKE).
Ajang PEEN 2016 ini sekaligus menjadi persiapan bagi para kandidat untuk berkompetisi dalam ASEAN Energy Award yang pelaksanaannya sudah berlangsung sejak tahun 2000, yaitu sebuah penghargaan tahunan regional ASEAN yang diselenggarakan oleh ASEAN Center for Energy (ACE) dalam rangka mempromosikan pemanfaatan energi baru terbarukan serta penerapan efisiensi dan konservasi energi di regional ASEAN.
Pada Tahun 2015, PEEN diselenggarakan dengan jumlah peserta 60 instansi/perusahaan. Dari jumlah peserta tersebut 20 peserta menjadi pemenang dan 13 diantaranya telah diajukan ke ajang ASEAN Energy Award untuk kategori Energy Efficiency in Buildings dan Energy Management in Buildings and Industries.








Tinggalkan Balasan