Anggota Komisi VII DPR RI, Mulan Jameela.

Jakarta, Petrominer – Anggota Komisi VII DPR RI, Mulan Jameela, mempertanyakan peran Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menjaga keberlangsungan pengembangan Jaringan Gas untuk rumah tangga (Jargas). Pasalnya, sektor rumah tangga harus membayar gas lebih mahal dibandingkan gas untuk industri.

Mulan mempertanyakan hal itu berdasarkan paparan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR sebelumnya dengan PT PGN Tbk. Dalam kesempatan itu, diketahui harga Jargas untuk rumah tangga sebesar US$ 4,72 per Mmbtu. Sementara itu, ada rencana Pemerintah untuk menurunkan harga gas bumi untuk industri sebagaimana implementasi Peraturan Presiden Nomor 40 tahun 2016, sebesar US$ 4,5 per MMbtu.

“Dari sana kami menilai sepertinya Pemerintah tidak berpihak pada rumah tangga yang terkait sektor publik, di mana harus membayar gas bumi lebih tinggi dibandingkan untuk industri. Bagiamana peran BPH Migas menjaga keberlangsungan pengembangan Jargas dalam situasi seperti ini,” tanya Mulan dalam RDP Komisi VII DPR dengan Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa, Rabu (12/2).

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra ini berharap agar Jargas juga bisa sampai dan dinikmati masyarakat Garut dan Tasikmalaya, yang notabene merupakan konsituen di daerah pemilihannya Jawa Barat XI. “Hal tersebut dapat terwujud jika keekonomian Jargas itu sendiri terjangkau. BPH Migas menjadi garda terdepan untuk menjaga hal tersebut,” tegasnya.

Dalam RDP tersebut, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa didampingi 8 Anggota Komite BPH Migas memaparkan tugas, fungsi dan peran BPH Migas sesuai UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi beserta capaian sasaran kinerja selama tahun 2019.

“Salah satu fungsi BPH Migas adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM dan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa, dalam suatu pengaturan agar ketersediaan dan distribusi BBM yang ditetapkan Pemerintah dapat terjamin di seluruh NKRI serta meningkatkan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri,” jelas Kepala BPH Migas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here